Tanaman Apotik Hidup yang Bermanfaat Bagi Kesehatan
1 0
Read Time:2 Minute, 9 Second

Ketika mendengar kata apotik, apa yang terlintas di pikiran Anda? Tentunya segala sesuatu yang berhubungan dengan obat bukan? Ya, sama seperti apotik secara umum, apotik hidup merupakan obat yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, namun asalnya dari tumbuhan. 

Jadi, apotik hidup bisa diartikan sebagai taman atau kebun yang memiliki beragam jenis tanaman bermanfaat bagi kesehatan seperti kumis kucing, temulawak, lidah buaya, sirih dan daun dewa. Untuk memiliki apotik hidup, Anda bisa menanamnya di halaman sekitar rumah. 

Selain sangat bermanfaat bagi kesehatan, apotik hidup juga bisa menjadikan rumah sebagai pemandangan hijau yang indah. Bisa Anda bayangkan, ketika Anda memiliki apotik hidup di halaman rumah, pastinya jika tetangga atau keluarga sakit Anda tidak perlu bingung untuk berobat, karena Anda bisa mengobatinya sendiri di rumah.
  
Apa saja manfaat dari tanaman apotik hidup? Simak penjelasan berikut ini.

Kumis Kucing 

Selain dijadikan tanaman hias, tanaman apotik hidup yang memiliki bentuk menyerupai kumis kucing ini mampu mengobati berbagai macam penyakit seperti buang air besar, masuk angin, radang ginjal, kencing manis, bahkan menurunkan glukosa dalam darah. 

Temulawak 

Seperti yang sudah diketahui bersama, temulawak memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya obat herbal yang menggunakan temulawak untuk bahan utama pembuatannya. Berbagai penyakit yang bisa diobati dengan temulawak adalah sakit ginjal, pusing, sulit buang air besar, serta dapat menambah nafsu makan. 

Baca juga: Manfaat daun Afrika

Lidah Buaya 


Tidak hanya bermanfaat untuk kecantikan, lidah buaya juga bermanfaat untuk kesehatan. Ya, lidah buaya mampu menangani beragam masalah kesehatan seperti peradangan, meningkatkan kesehatan jantung, menjaga sistem kekebalan tubuh, serta bisa digunakan sebagai sumber nutrisi dan suplemen. 

Sirih 


Sirih menjadi salah satu tanaman apotik hidup yang perlu Anda tanam. Alasannya, sirih memiliki manfaat kesehatan yang sangat banyak karena kandungan senyawa di dalamnya yakni minyak terbang, kavikol, seskuterpen, zat tamak, dan pati yang mampu menghentikan pendarahan, mengobati batuk, mengobati masalah pencernaan, dan menyembuhkan luka luar. Tidak hanya itu, sirih juga memiliki sifat anti jamur dan anti oksidan yang bisa membantu tubuh menghilangkan kuman dan menetralkan racun di dalam tubuh. 

Daun Dewa 


Daun dewa nyatanya bisa dijadikan tanaman hidup meskipun jarang diketahui. Daun dewa memiliki manfaat untuk menghilangkan rasa nyeri, memperlancar peredaran darah, menurunkan tekanan darah tinggi, dan menghentikan pendarahan. Selain itu, manfaat tersembunyinya ialah daun dewa mampu mengatasi masalah diabetes melitus atau kencing manis. 

Tanaman apotik hidup sudah lama dijadikan sebagai obat tradisional yang dianggap mampu mengobati berbagai penyakit. Jika Anda ingin tanaman apotik hidup yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan, disarankan pula untuk tidak menggunakan pupuk yang mengandung bahan kimia saat Anda menanamnya.

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Manfaat dan Efek samping Daun Afrika
1 0
Read Time:4 Minute, 43 Second

Daun Afrika atau dikenal dengan sebutan Daun Sambung Nyawa memang memiliki sejumlah khasiat yang dipercaya mampu mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit, seperti diabetes, kanker, hingga serangan jantung. Akan tetapi, daun ini juga ternyata memiliki efek samping yang bisa saja berbahaya bagi tubuh, benarkah demikian? Berikut ini efek samping daun Afrika yang perlu Anda ketahui.

Efek Samping Daun Afrika bagi Kesehatan

Daun Afrika, sama seperti jenis obat herbal lainnya, tak lepas dari yang namanya efek samping jika dikonsumsi tidak sesuai aturan, atau oleh orang-orang tertentu. Apa sajakah efek samping daun Afrika yang perlu Anda waspadai? Ini dia beberapa di antaranya.

1. Menimbulkan Gatal-Gatal

Salah satu efek samping daun Afrika adalah menyebabkan gatal-gatal pada tubuh. Gatal-gatal seperti ini sama halnya ketika Anda mengonsumsi makanan laut maupun jenis makanan lainnya, dan cenderung tidak berbahaya. Paling-paling, aktivitas Anda jadi sedikit terganggu oleh rasa gatal yang terasa di sekujur tubuh.

Alergi gatal adalah bentuk reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Alergi seperti gatal-gatal merupakan hal lazim dan tidak memiliki dampak negatif yang signifikan bagi kesehatan tubuh Anda.

2. Terjadi Pembengkakan

Mengonsumsi daun Afrika juga memungkinkan Anda untuk mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, bisa jadi di kaki atau tangan, namun cenderung tidak terlalu besar.

Sama seperti gatal-gatal, pembengkakan yang terjadi sebagai efek samping daun Afrika ini juga tidak begitu berbahaya, hanya kehadirannya akan sedikit menganggu Anda dalam beraktivitas.

3. Mual-Mual

Daun Afrika memiliki rasa yang sangat pahit. Oleh sebab itu, Anda yang tidak tahan dengan rasa yang terlalu pahit, pasti akan merasakan efek samping daun Afrika berupa mual bahkan bisa muntah-muntah. Baiknya hindari mengonsumsi daun Afrika jika Anda tidak ingin merasakan efek samping tersebut.

4. Berkurangnya Kadar Gula Darah

Salah satu manfaat daun Afrika adalah untuk menurunkan kadar gula darah yang berlebih bagi para penderita diabetes. Namun ibarat pisau bermata dua, bahaya daun Afrika ini juga jelas, yakni apabila dikonsumsi melebihi dosis, justru membuat gula darah malah menjadi sangat sedikit dan berpotensi menimbulkan penyakit hipoglikemia. Maka dari itu, pastikan Anda tahu dosis ideal dalam mengonsumsi daun Afrika.

5. Tidak Baik Dikonsumsi Ibu Hamil

Meskipun belum ada pernyataan yang jelas terkait efek samping daun Afrika yang satu ini, namun daun tersebut oleh banyak pihak sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil atau wanita yang sedang menstruasi. Benarkah demikian? Lebih baik konsultasikan hal ini kepada dokter terkait sambil menunggu adanya bukti medis lebih lanjut.

Manfaat Daun Afrika Juga Tidak Boleh Disepelekan!

Di balik efek samping daun Afrika, harus kita akui bahwa daun ini punya segudang manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Meskipun, sifatnya cenderung ke arah sugesti oleh karena bukti medis yang bisa mendukung hal ini masih terbatas. Sejumlah manfaat daun Afrika yang dipercayai di antaranya:

1. Bisa Jadi Obat Penenang

Sebuah penelitian yang dirilis oleh Advanced Pharmaceutical Bulletin Vol. 4 mengungkapkan bahwasanya daun Afrika terbukti memimbulkan efek tenang bagi seseorang yang tengah mengalami luka, pun mengoleskan daun Afrika langsung di lukanya sendiri dinilai ampuh mempercepat proses pengeringan luka.

2. Mencegah Kanker

Manfaat daun Afrika juga berguna untuk mencegah pertumbuhan sel kanker. Hal ini karena daun Afrika memiliki kandungan senyawa kimia yang sifatnya antikanker. Contoh jenis daun Afrika yang berkhasiat mencegah terjadinya kanker antara lain:

  • Ocimum gratissimum
  • Vernovia amygdalina
  • Carica papaya

Selain daun Afrika, beberapa tanaman Afrika juga memiliki fungsi yang sama, yakni mencegah pertumbuhan sel kanker, terdiri atas:

  • Xylopia aethiopica
  • Kigelia Africana
  • Cannabis sativa

3. Mengobati Malaria

Daun Afrika sudah lama digunakan oleh masyarakat di benua Afrika sebagai ramuan tradisional untuk menyembuhkan malaria. Hal ini kemudian diperkuat oleh sejumlah penelitian. Benar saja, daun Afrika ternyata memiliki kandungan plasmodik yang memang sangat berguna untuk melawan malaria.

4. Pencernaan Jadi Lebih Lancar

Daun Afrika juga dipercaya ampuh untuk mengatasi sejumlah gangguan pencernaan seperti sembelit dan diare. Akan tetapi, hal ini belum memiliki bukti medis yang kuat sehingga tidak bisa sepenuhnya dipercaya.

5. Menurunkan Resiko Penyakit Jantung

Penyakit jantung juga menjadi salah satu penyakit kronis yang bisa dicegah dengan mengonsumsi obat herbal daun Afrika. Ini dikarenakan daun Afrika mengandung antioksidan dan antiseptik yang berguna untuk merawat pembuluh darah arteri.

6. Menurunkan Kadar Gula Darah di Dalam Tubuh

Kabar baik bagi Anda para penderita diabetes. Selain pengobatan medis, Anda pun bisa mencoba pengobatan herbal untuk mengatasi ganguan kesehatan yang satu ini. Ya, manfaat daun afrika untuk diabetes juga telah banyak dibuktikan.

Mitos atau fakta? Anda bisa membuktikannya sendiri. Namun ingat, konsultasikan hal ini terlebih dahulu kepada dokter Anda.

7. Mencegah Kanker Payudara

Jurnal Experimental Biology and Medicine menyebut bahwasanya daun Afrika bisa mencegah terjadinya kanker payudara, lho! Ini berkat kandungan antioksidan pada daun tersebut yang dapat menangkal perubahan sel DNA akibat oksidasi radikal bebas.

8. Mengobati Peradangan

Daun Afrika juga memiliki manfaat yang berkaitan dengan gangguan kesehatan berupa peradangan. Sebagaimana diketahui, peradangan disebabkan oleh pertumbuhan hormon prostaglandin dan sejumlah bahan lainnya. Ekstrak daun Afrika ditengarai mampu menghambat pertumbuhan hormon tersebut.

9. Baik untuk Kesuburan

Manfaat daun Afrika yang satu ini juga masih belum 100 persen benar adanya. Namun sejumlah kalangan memercayai jika daun Afrika juga bisa membantu meningkatkan kesuburan, baik pria maupun wanita.

Untuk pria, ekstrak daun Afrika dipercaya bisa memperbaiki kualitas sperma. Sedangkan untuk wanita, daun ini bermanfat untuk mencegah kista pada Rahim.

Itu dia informasi mengenai efek samping daun Afrika, berikut manfaat daun Afrika bagi kesehatan. Sekali lagi, informasi mengenai daun Afrika ini tetap memerlukan bukti medis lebih lanjut. Anda yang berencana ingin berobat menggunakan daun Afrika hendaknya juga mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter agar terhindar dari efek samping daun Afrika ini. Semoga bermanfaat!

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
50 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
50 %
Mayjen (Purn) Kivlan Zein – 10 SANDERA DIBEBASKAN TANPA DARAH, UANG DAN AIR MATA
1 0
Read Time:2 Minute, 45 Second

Putra Minang adalah seorang Tentara Ninik Mamak. Bertindak dengan bijak, seperti menghela rambut dalam tepung.

Purn Jendral Kivlan Zein, lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan tahun 1971. Dia memilih pengabdian di Kesatuan Infanteri, Baret Hijau. Dimulai sebagai Komandan Peleton (1971), kemudian Ki-B Batalyon 753, hingga Danyon (1973). Pada, 1974, pasukan Kivlan berhasil meringkus gerombolan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Juga ketika bertugas di Timor Timur, Kivlan dinilai berhasil sehingga mendapat kenaikan pangkat luar biasa.

Dia menjabat Kepala Staf Brigade Infanteri Linud 1/Cilodong/Kostrad (Kasdivif I Kostrad) dengan pangkat Kolonel, (1990). Tahun itu juga dia bertugas di Filipina, memimpin Kontingen Garuda. Lulusan Sekoad 1990 itu berhasil menjalankan tugasnya di Filipina. Terbukti dari penghargaan (medali kehormatan) yang dianugerahkan secara khusus kepadanya oleh Presiden Filipina Fidel Ramos karena Kivlan dinilai berhasil membujuk pimpinan MNLF, Nur Misuari, agar mengakhiri konflik Moro di Filipina Selatan. Kivlan yang memimpin Kontingen Garuda XVII, Pasukan Konga 17 di Filipina juga berperan menjadi pengawas genjatan senjata setelah adanya perundingan antara MNLF dengan pemerintah Filipina.

Setelah itu, dia menjabat Kepala Staf Daerah Militer VII/Wirabuana, dengan pangkat Brigadir Jenderal. Naik jabatan menjadi Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad, berpangkat Mayor Jenderal dan terakhir menjabat Kepala Staf Kostrad (1998).

Dinamika kariernya terbilang mulus. Kendati tatkala berpangkat mayor, dia sempat menyandangnya selama enam tahun dan letnan kolonel baru dia dapatkan setelah tujuh tahun saat dia bertugas di Timor Timur. Namun, setelah menyandang pangkat kolonel tahun 1994, dia hanya butuh waktu 18 bulan untuk naik menjadi jenderal (bintang satu) dan kemudian berakhir dengan pangkat jenderal bintang dua dalam jabatan Kepala Staf Kostrad.

Kivlan memiliki talenta kepemimpinan yang terasah sejak kecil. Sebelum masuk Akmil, Kivlan sempat kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Sumatera Utara. Kala itu, dia memilih Fakultas Kedokteran karena ingin mengabdikan diri untuk kehidupan sosial. Saat masih pelajar, Kivlan sudah aktif dalam organisasi. Dia telah bergabung dalam organisasi Pelajar Islam Indonesia (1962). Pada 1965, menjabat sebagai sekretaris Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Medan dan Ketua Departemen Penerangan KAMI Medan. Dia juga aktif dalam Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI).

10 SANDERA DIBEBASKAN TANPA DARAH, UANG DAN AIR MATA hanya dengan memakai cara Minangkabau.

10 sandra dibebaskan dari tawanan kelompok Abu Sayyaf. Mencengangkan, pembebasan sandra tersebut tanpa uang, air mata, apa lagi darah. Alhamdulillah, sungguh luar biasa.

Adalah Jendral Kivlan Zein, putra Minang pensiunan TNI. Lelaki shaleh dan sangat anti komunis tersebut rupanya jago diplomasi. Saya yakin dan percaya beliau memakai petuah orang tua, mamak dan guru beliau :

” indak ado karuah nan tak amuah janiah, indak ado kusuik nan tak amuah salasai. Duduk surang basampik-sampik, duduak basamo ba lapang-lapang. Aia janiah sayaknyo landai, jalan rayo titian batu, barundiang cadiak jo pandai, paham duo manjadi satu… saukua kato dibulek-i, saukua paham di samokan.

Kalau dibudaya lain, saya lihat tak seperti itu. Misalnya dalam film-filem kisah berbagai peperangan di luar Minang. Ada perselisihan kirim para pendekar (pasukan), bertemu di jalan… lalu ‘parang basosoh’.

Kecamuk perang tanpa perundingan akan melahirkan kezaliman demi kezaliman, dendem berketurunan dan menjadi beban sejarah.

Maka kata orang Minang maambiak contoh ka nan sudah maambiak, maambiak tuah ka nan manang. Mengapa orang Minang bisa seperti itu; jawabannya ABS-SBK,Adaik Basandi Syarak,Syarak basandikan Kitabullah.

Karena itu, bila cara-cara Minang ini ditinggalkan akan merugikan bangsa bahkan dunia.

Aku Bangga Menjadi Anak Minangkabau…

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Buah Terbaik Pembunuh Kanker
0 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

Buah nangka disebut sebagai salah satu buah paling baik dalam membunuh kanker. Penelitian menunjukkan buah nangka berkhasiat mengobati kanker ganas seperti kanker kolorektal. Buah ini juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh penderita kanker.

Buah berwarna kuning ini kaya akan nutrisi yang baik untuk menangkal kanker. Nangka mengandung vitamin, meneral, serat, dan antioksidan yang tinggi.

Dalam sebuah nangka terdapat vitamin A, C dan B6, riboflavin, magnesium, kalium, tembaga, dan mangan. Nangka dapat menangkal kanker lantaran mengandung zat fitokimia seperti flavonoid, saponin, dan tanin.

Menurut American Cancer Institute for Cancer, fitokimia memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melawan efek radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel yang menyebabkan berbagai penyakit kronis, termasuk kanker.

Fitokimia dalam nangka juga dapat mencegah pertumbuhan pembuluh darah di sekitar kanker sehingga menghambat pertumbuhan sel kanker.

Dikutip dari Medical News Today, penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji nangka dapat menghambat pertumbuhan pembuluh darah yang diinduksi dalam embrio ayam. Peneliti lantas menyimpulkan kombinasi flavonoid, saponin, dan tanin yang semuanya ada dalam buah nangka memiliki potensi untuk menjadi terapi antikanker di masa depan.

Dikutip dari Health Line, vitamin C dalam buah nangka juga berperan sebagai antioksidan yang mencegah inflamasi atau radang yang dapat berujung pada penyakit kronis seperti jantung dan juga kanker. 

Selain mencegah kanker, buah nangka juga baik untuk menjaga kadar kolesterol, tekanan darah, gula darah, dan kesehatan pencernaan. 

sumber

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Timnas bisa masuk Piala Dunia?
0 0
Read Time:2 Minute, 30 Second

Diingetin lagi sama FIFA, bahwa Timnas Indonesia pernah tampil di Piala Dunia. Nih Aliando kasih tempe nama pemain Hindia Belanda di Piala Dunia 1938:

Kiper: Tan “Bing” Mo Heng (HCTNH Malang) dan Jack Samuels (Hercules Batavia)

Belakang: Dorst, J. Harting Houdt Braaf Stand (HBS Soerabaja), Frans G. Hu Kon (Sparta Bandung), dan Teilherber (Djocoja Djogjakarta)

Tengah: G.H.V.L. Faulhaber (Djocoja Djogjakarta), Frans Alfred Meeng (SVBB Batavia), Achmad Nawir (HBS Soerabaja), Anwar Sutan (VIOS Batavia), dan G. van den Burgh (SVV Semarang)

Depan: Tan Hong Djien (Tiong Hoa Soerabaja), Tan See Han (HBS Soerabaja), Isaac “Tjaak” Pattiwael (VV Jong Ambon Tjimahi), Suvarte Soedarmadji (HBS Soerabaja), M.J. Hans Taihuttu Voetbal Vereniging (VV Jong Ambon Tjimahi), R. Telwe (HBS Soerabaja), dan Herman Zomers (Hercules Batavia)

Pelatih: Johannes Mastenbroek (Belanda)

Berikut ini adalah catatan hasil Indonesia pada Piala Dunia FIFA. Piala Dunia FIFA, kadang disebut dengan Piala Dunia saja, adalah kompetisi sepak bola internasional yang diikuti oleh tim sepak bola putra anggota Fédération Internationale de Football Association (FIFA), badan pengatur sepak bola dunia. Kejuaraan ini telah digelar setiap empat tahun sekali sejak turnamen pertama pada tahun 1930, kecuali pada tahun 1942 dan 1946, yang tidak diselenggarakan karena Perang Dunia II.

Turnamen ini dibagi menjadi dua tahap, yakni tahap kualifikasi dan tahap final (secara resmi disebut dengan Final Piala Dunia). Tahap kualifikasi, yang saat ini diselenggarakan dalam waktu sekitar tiga tahun sebelum final, digunakan untuk menentukan tim mana yang akan lolos ke Final Piala Dunia. Format final saat ini diikuti oleh 32 tim, yang bersaing memperebutkan gelar juara di negara tuan rumah dalam waktu lebih dari satu bulan. Final Piala Dunia adalah acara olahraga yang paling banyak disaksikan di dunia, dengan perkiraan 715,1 juta orang menyaksikan Final Piala Dunia FIFA 2006.[1]

Tim nasional sepak bola Indonesia hanya berpartisipasi sekali dalam Piala Dunia FIFA, yakni pada tahun 1938 di Prancis dengan nama Hindia Belanda, dan tercatat sebagai tim Asia pertama yang berlaga dalam Piala Dunia FIFA. Meskipun saat ini negara ini telah merdeka dari Belanda dan berubah nama menjadi IndonesiaFIFA memutuskan bahwa Indonesia adalah penerus dari tim Hindia Belanda. Hindia Belanda menghadapi Hongaria dalam pertandingan pertamanya, dan kalah 6-0. Sistem gugur yang digunakan pada saat itu menyebabkan pertandingan ini adalah pertandingan satu-satunya yang pernah dimainkan oleh tim Indonesia. Dengan demikian, Indonesia memegang rekor Piala Dunia FIFA sebagai satu-satunya tim dengan pertandingan paling sedikit yang dimainkan (1 pertandingan), dan salah satu tim dengan jumlah gol paling sedikit dalam sejarah Piala Dunia FIFA (0 gol).[2]

Pada tahun 1958, untuk pertama kalinya negara ini ikut serta dalam kualifikasi Piala Dunia FIFA dengan menyandang nama Indonesia. Tim Indonesia berhasil mengalahkan Tiongkok di putaran pertama, namun kemudian didiskualifikasi setelah menolak bertanding dengan Israel. Setelah tahun 1958, tim Indonesia mengalami hiatus panjang dari Piala Dunia FIFA karena situasi politik yang tidak mendukung, baik di dalam ataupun di luar negeri. Indonesia akhirnya kembali berpartisipasi dalam kualifikasi Piala Dunia pada tahun 1974.

sumber https://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia_pada_Piala_Dunia_FIFA

 

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Sumbangan Sri Sultan HB IX kepada Indonesia
2 0
Read Time:58 Second

“Yogyakarta sudah tidak punya apa-apa lagi. Silakan lanjutkan pemerintahan di Jakarta,” ujar Sri Sultan Hamengkubuwono IX saat menyerahkan cek sejumlah 6 juta gulden kepada Ir.Soekarno. Sri Sultan HB IX pun menangis, pun begitu dengan Ir. Soekarno dan jajaran para menteri yang saat itu ada di hadapannya. Mereka tak kuasa menahan air mata melihat kebesaran hati seorang raja yang merelakan seluruh materi kerajaannya untuk kepentingan republik.

Sri Sultan HB IX memberikan sumbangan sekitar 6 juta gulden untuk kepentingan bangsa ini. Jika dikonversikan ke dalam nilai rupiah saat ini, jumlahnya sekitar Rp.44.694.972.236.
⠀ 
Sumbangan ini diberikan Sri Sultan HB IX saat Indonesia tak punya biaya lagi untuk menjalankan roda pemerintahan. Biaya operasional untuk bidang kesehatan, pendidikan, militer, dan gaji pegawai-pegawai pemerintahan RI saat itu memang dibiayai oleh Kraton Kasultanan Yogyakarta.

Memiliki sikap legawa, berbesar hati dalam kondisi seperti yang dihadapi oleh Sri Sultan HB IX saat itu tidaklah mudah. Beliau bisa mengesampingkan hal-hal lain yang seharusnya menjadi prioritas keraton, demi berdirinya Republik Indonesia.
⠀ 
Sikap mengabdi kepada republik dengan sepenuh hati inilah yang hingga saat ini masih dikenang oleh pihak keluarga. dan rakyat Jogja pada umumnya.

Sumber: @merawatjogja

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
50 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
50 %
“Salam pada teman-teman. Saya setia sampai mati,” kata Wolter
3 0
Read Time:2 Minute, 36 Second

BERSAMA ROBERT WOLTER MONGINSIDI SEBELUM DIHUKUM MATI

Karena mendapat sebutan ‘extremist” dari penguasa Belanda, maka saya dijebloskan ke tempat tahanan yang letaknya di tangsi Batalyon KNIL di Jalan Matoanging Makassar. Di ujung gedung bagian depan terdapat sebuah kamar khusus yang cukup besar, ukuran kira-kira 6×6 meter. Jendelanya yang besar diberi jeruji besi. Pintunya dari jeruji saja. Di “kamar mati” ini ternyata saya bertemu dengan Robert Wolter Monginsidi! Ketika itu ia sudah divonis mati.



Mula-mula kami berdelapan. Lima orang dari Palopo, pemimpin-pemimpin perlawanan di Luwuk, yaitu Yusuf Arief cs yang telah mendapat vonis hukuman mati. Seorang Laksamana Jepang yang namanya saya lupa, tetapi ia orang yang pertama-tama menaklukkan daerah Indonesia Timur. Dia pun sudah divonis mati.

Ketika itu perkara saya masih dalam proses dan diperkirakan akan mendapat vonis yang sama pula.

Sesuai dengan perkembangan masa, kawan-kawan dari Palopo hukumannya diubah menjadi seumur hidup lalu dipindahkan ke penjara Cipinang di Jakarta. Laksamana Jepang yang penuh semangat itu pada suatu pagi buta dibawa pergi untuk tidak kembali. Malam sebelumnya ia diberi kesempatan mengadakan ‘pesta’ perpisahan dengan sesama tahanan, dengan makanan yang dipesan dari restoran. Kesempatan ini diberikan bagi semua yang akan menjalani hukuman mati.

Akhirnya di “kamar mati” hanya tinggal Monginsidi dengan saya. Yang saya herankan dan kagumi ialah bahwa sekalipun sudah mendapat vonis mati, Monginsidi masih giat membaca buku-buku sejarah dan pelajaran bahasa yang boleh dipinjam. Ia bangun pagi dan setiap pagi serta sebelum tidur membaca Injil, sedangkan saya setiap hari menjalankan ibadah saya sebagai orang Islam.

Pada suatu pagi ketika sedang membaca-baca buku pelajaran bahasa Jerman, datanglah dua pejabat Belanda yakni Overste Komandan Territoriale Troepen di Makassar dan seorang Majoor Titulair ‘inlander’ dari Raad van Justitie (pengadilan). Dengan wajah cerah Majoor menyapa kami dan berkata kepada Monginsidi dalam bahasa Belanda bahwa ia punya kabar baik.

Monginsidi dapat diperingan hukuinannya kalau mengajukan permohonan grasi. “Selanjutnya nanti kami atur”, katanya.
Tetapi tidak dikira tidak dinyana, Monginsidi berkacak pinggang dan berkata: “Minta grasi? Minta grasi berarti mengkhianati keyakinan sendiri dan teman-teman!”

Dua pejabat itu tertegun dan hampir serentak berkata, “Dat is pas een man.” (Ini baru benar-benar seorang jantan). Mereka pergi dan Monginsidi kembali membaca seakan-akan tidak terjadi apa-apa.

Bahwa kemudian ada usaha-usaha untuk memintakan grasi bagi Walter Monginsidi terang bukan atas kehendak Monginsidi sendiri. Orangtua Walter bahkan kemudian didatangkan dalam usaha untuk memintakan grasi ini.

Karena pengaruh suasana politik, saya cuma divonis 12 tahun penjara dan dipindahkan ke penjara Karebosi. Situasi politik mulai berubah dan kami berpisah dengan penuh optimisme, karena pasti ada pengaruhnya terhadap hukuman-hukuman yang sudah dijatuhkan Belanda.

“Salam pada teman-teman. Saya setia sampai mati,” kata Wolter.

Setelah Persetujuan Roem-van Royen maka kami dibebaskan, mulai dari yang hukumannya ringan sampai seumur hidup. Tetapi seperti mendengar halilintar di siang bolong, kami mendengar Robert Wolter Monginsidi dihukum mati!

Tanggal 29 Desember 1949, kami ziarah ke makamnya dan di sana saya sampaikan pesan almarhum kepada teman-teman. Setia sampai saat terakhir jadi kenyataan.

* * *

Tulisan ini ditulis oleh Drs. Yusuf Bauti dan dimuat di Intisari edisi Maret 1975 dengan judul asli “Bersama W. Monginsidi Sesaat Sebelum Dihukum Mati”.

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Prinsip hukum yang ”Serba Hitam Putih – Baharuddin Lopa
2 0
Read Time:3 Minute, 4 Second

Bila di kepolisian ada Hoegeng Imam S, di Kejaksaan ini lah biang jujurnya…

Baharuddin Lopa

Lebih kurang 29 tahun silam, tatkala mendiang Prof Dr Baharuddin Lopa masih menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, panggung hukum Indonesia geger oleh munculnya sosok Lopa yang jujur, antikorupsi, dan nyali bak harimau. Ia tidak kenal warna abu-abu, sebab bagi dia warna itu hanya hitam dan putih. Benar atau salah.

Ada banyak cerita tentang kejujuran mantan Jaksa Agung (2001) dan mantan Menteri Kehakiman (2001) ini. Ketika Lebaran menjelang, ia tegaskan kepada anak buahnya untuk tidak menerima parsel Lebaran. Ia menggelar jumpa pers yang di antaranya mengumumkan, seluruh aparat kejaksaan Sulawesi Selatan tidak terima hadiah dalam bentuk apa pun.

Ketika tiba di rumah, ia melihat ada dua parsel di rumahnya. ”Eh, siapa yang kirim parsel ke sini,” ucap Lopa dengan raut masam. Seisi rumah bungkam karena tahu Lopa geram. Lopa kemudian sangat terkejut ketika melihat salah satu parsel tersingkap 10 cm. ”Aduh, siapa yang membuka parsel ini?”

Seorang putrinya maju ke depan dan dengan jujur menyatakan dialah yang buka dan mengambil sebuah cokelat. ”Mohon maaf Ayah,” ujar anak perempuan itu. Lopa menghela napas, ia tidak bisa marah kepada putrinya, tetapi tidak urung ia memperingatkan untuk tidak melakukan hal itu lagi. Pria Mandar ini menyuruh putranya membeli cokelat dengan ukuran dan jenis yang sama. Cokelat itu dimasukkan ke bungkusan parsel dan segera dikembalikan kepada pengirimnya.

Suatu hari ia bercakap-cakap dengan istrinya dan mengajak istrinya menghitung tabungan mereka. ”Oh, uang itu sudah cukup untuk uang muka mobil Toyota Kijang,” ujar Lopa.

Maka datanglah ia ke distributor mobil di Makassar. Ia langsung menemui direktur utama perusahaan itu. Lopa menyampaikan keinginannya membeli mobil dengan uang muka sekian rupiah, sisanya dicicil. Sang dirut menawarkan diskon yang biasa ia berikan kepada kawan-kawannya.

prinsip hukum yang ”serba hitam putih”

Lopa terkejut ketika tahu besaran diskonnya. Sebab bagi dia, diskon lebih dari 3 persen dari harga barang sudah melampaui batas kepantasan. Saudagar tersebut menyatakan, ”Saya penjual, saya hendak beri berapa persen diskonnya, kan, terserah saya, bukankah itu wilayah saya?”

Lopa tetap menolak dan menyatakan diskon hanya 3 persen. Akhirnya, usahawan itu mengalah dan menerima keinginan Lopa. Belakangan, urusan ini membuat ia kikuk karena setiap bulan Lopa datang sendiri menyetor cicilannya. Dan penyetoran itu jauh sebelum tanggal jatuh tempo. Bukan apa-apa, Lopa adalah temannya, ia kikuk harus menerima cicilan langsung dari teman dekat selama bertahun-tahun. Akan tetapi, ia menghormati Lopa yang memegang teguh prinsip hukum yang ”serba hitam putih” itu.

Cerita tentang Lopa yang jujur menjadi semacam legenda di panggung hukum nasional. Suatu hari, ia hendak menunaikan ibadah haji. Seorang teman sekolahnya sejak SD hingga perguruan tinggi, yang sukses sebagai pengusaha, memberinya 10.000 dollar AS. Lopa terkejut dengan pemberian ini. Pada kesempatan pertama ia datang ke rumah temannya dan mengembalikan uang itu.

Lopa berkata, ”Saya tahu engkau ikhlas, akhlakmu pun terpuji. Saya tahu pula usahamu berjalan di jalur lurus. Namun, maafkan saya, saya tidak bisa menerima uang ini. Kita bersahabat saja, ya.” Pengusaha itu tidak bisa berkata apa-apa kecuali mengusap air matanya karena terharu.

Lopa mengungkapkan, seorang penegak hukum mutlak berintegritas. Ia boleh hidup ekstra sederhana, tetapi itu tidak bisa menjadi alasan menerima apa pun dari siapa pun. ”Banyak di antara masyarakat tidak menyadari, tegaknya hukum menentukan kinerja ekonomi. Sebab, munculnya supremasi hukum akan membuat pelaku bisnis tenang. Kalaupun bisnisnya ”diusik”, para pebisnis itu akan tenang karena ada hukum. Jaksa akan menjalankan tugasnya dengan baik dan hakim akan menjatuhkan vonis yang sesuai hukum dan rasa keadilan.”

Lopa benar. Lihatlah, semua negara yang ekonominya maju, praktik hukumnya pasti baik. Kita masih jauh dari pelaksanaan hukum yang ideal. Hukum masih dipermainkan kekuasaan, mafia peradilan, dan aparat yang tidak jujur.

Beny Rusmawan

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Sjahrir, Soekarno dan Pergulatan Kemerdekaan
1 0
Read Time:2 Minute, 37 Second

Oleh: Linggar Kharisma

“Soekarno man wijf, pengecut dan banci,” gerutu Sjahrir, sesaat setelah seruannya untuk segera membacakan Proklamasi, ditolak mentah-mentah oleh Bung Karno.

Saat itu, kata Subandio, Soekarno memang belum melihat tanda-tanda kekalahan Jepang dari sekutu. Sebuah sikap yang tentunya menegasikan informasi, sekaligus membuat Sjahrir berang, selaku orang yang mendengar langsung – sekaligus pemimpin para pemuda kala itu – mengenai berita kekalahan Jepang di radio.

Hubungan kedua tokoh ini, memang bisa dibilang berjalan kurang harmonis. Menurut Cindy Adams, Soekarno paham betul bahwa di belakang dirinya, Sjahrir menunjukkan wajah ketidaksukaan yang nyata. “Dia tertawa mengejekku diam-diam, tak pernah di hadapanku. Soekarno itu gila. Kejepang-jepangan. Soekarno pengecut,” cerita Soekarno kemudian.

Kalau ditelisik kembali, jauh waktu setelah itu, kisah persinggungan di antara keduanya terjadi lebih rumit lagi. Sewaktu keduanya (bersama dengan Haji Agus Salim) berada di Parapat, sebuah kota kecil di pinggiran Danau Toba, pada saat pengasingan Belanda, menurut Agus Salim, pertengkaran Sjahrir dan Soekarno terjadi hampir setiap hari.

Suatu ketika, di kala Sjahrir sedang uring-uringan akibat dilanda kebosanan dan kesepian, dirinya dibuat geram oleh lantunan suara Bung Karno yang sedang menyanyikan lagu One Day When We Were Young, ketika sedang mandi.

Mendengar itu, seketika nafsu amarahnya memuncak. Dengan nada tinggi, Sjahrir kemudian mendekatkan langkahnya ke pintu kamar mandi, seraya berkata, “Hous je Mound! (tutup mulutmu!).”

Dalam momen yang sama, Soekarno dan Sjahrir juga pernah terlibat adu mulut. Saat itu, Soekarno meminta kepada penjaga pengasingan untuk dibelikan sebuah kemeja Arrow yang baru. Mendengar permintaan Soekarno itu, Sjahrir segera menghampirinya.

“Kamu ini kan Presiden. Kenapa meminta-minta seperti itu? Jaga martabat, Bung. Dasar pandir!” ucap Sjahrir ketus pada Soekarno. Mendengar perkataan Sjahrir, sontak Bung Karno pun naik pitam. “Tolong jaga kata-kata, Bung. Saya ini kepala negara!” sahut Bung Karno. “Iya, kepala negara yang tolol,” seloroh Sjahrir sembari berjalan pergi.

Momen-momen pertentangan dua tokoh inilah, yang kemudian menimbulkan friksi menjelang detik-detik kemerdekaan. Sjahrir — beserta para pemuda — yang keukeuh meminta pembacaan Proklamasi dilakukan sesegera mungkin, akibat tidak ingin kemerdekaan yang diraih dianggap sebagai sebuah hadiah pemberian Jepang, berhadapan dengan kebebalan kelompok tua, yang juga bersikeras menunggu kepastian berita kekalahan Jepang.

Maka kecamuk lafaz “Merdeka!” yang kadung menguasai hasrat para pemuda kala itu, pada akhirnya tak bisa lagi terbendung. Tepat dua hari sebelum Bung Karno dan Bung Hatta membacakan teks Proklamasi di Jakarta, para pemuda di Cirebon, telah lebih dahulu membacakan deklarasi kemerdekaan Indonesia.

Sjahrir yang merasa kecewa dengan sikap Soekarno dan Bung Hatta, pada akhirnya lebih memilih untuk “menyingkir” dari peristiwa bersejarah yang terjadi. Fakta bahwa Sjahrir tak hadir pada saat prosesi pembacaan Proklamasi oleh Soekarno, merupakan sebuah indikasi yang cukup jelas bahwa dirinya tak cukup puas atas apa yang telah terjadi.

Pada tahun-tahun setelahnya pun kita sama-sama mafhum, bahwa hubungan Soekarno dan Sjahrir, bukan malah membaik. Alih-alih “mendamaikan berbagai kesalahpahaman” yang terjadi, momentum pendapukan Soekarno sebagai Presiden di kemudian hari, justru menjadi petaka di akhir hidup seorang Sjahrir.

Dibubarkannya Partai Sosialis Indonesia (PSI), serta pemberian status tahanan politik oleh Soekarno kepada Sjahrir, menjadi bagian penutup dari kisah hidup Sjahrir. Sosok demokrat dan humanis sejati, yang dalam pandangan Rudolf Mrazek, merupakan seorang tokoh perjuangan kemerdekaan yang tersisihkan.

Sumber: Kompasiana

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
100 %
Teuku Umar – Het Verraad van Teoekoe Oemar
0 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

Teuku Umar (tengah) bersama dengan pengikutnya, sekitar tahun 1880-1899.

Beliau adalah salah satu pejuang Aceh yang terkenal, dan gugur dalam perjuangan dalam usia 45 tahun di Meulaboh.

Menurut catatan, Teuku Umar sudah mulai bertempur pada usia 19 tahun, ketika perang Aceh pertama meletus (saat pasukan Belanda dipimpin oleh Jenderal Kohler). Jenderal Kohler sendiri kemudian tewas oleh tembakan sniper di halaman mesjid Baiturrahman.

‘Het Verraad van Teoekoe Oemar’ (pengkhianatan Teuku Umar)

Yang menarik dari Umar adalah, dia sempat menyerahkan diri dan berkerjasama dengan Belanda, meskipun hanya untuk beberapa saat. Pada saat itu dia diberi kepercayaan membentuk pasukan yang diperlengkapi dengan senjata dari pihak Belanda. Tetapi akhirnya Umar kembali memerangi Belanda menggunakan senjata yang sama! Belanda begitu geram, sehingga peristiwa ini dinamakan sebagai ‘Het Verraad van Teoekoe Oemar’ (pengkhianatan Teuku Umar). Banyak yang menilai bahwa hal ini adalah strategi Umar dalam perjuangan, agar bisa mengurangi korban jiwa sekaligus mendapatkan persenjataan yang sangat dibutuhkan.

Unit Sniper Marsose di Atjeh
Unit Sniper Marsose di Atjeh

Pada tanggal 11 Februari 1899, bertepatan dengan bulan Ramadhan, Teuku Umar gugur di tembak oleh sniper Marsose Belanda. Kematiannya sempat dirahasiakan oleh pengikutnya, demi menjaga semangat bertempur perjuang lainnya, dan juga agar pihak belanda tidak mengetahuinya.

Setelah Teuku Umar gugur, istri beliau, Cut Nyak Dhien, melanjutkan estafet dalam memimpin perlawanan terhadap Belanda, sebelum akhirnya tertangkap dan diasingkan ke Sumedang sampai meninggalnya.

* * * *

Sumber: @sejarahbelajar

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
GPS Navigation Mobil Free Terbaik
0 0
Read Time:1 Minute, 5 Second

Download GPS Navigation

Nasib driver ketika mudik, adalah di tinggal tidur sama navigator dan para penumpang nya, so mungkin ini bisa membantu menemani anda selama perjalanan.
 
Banyak aplikasi GPS Navigasi yang dapat membantu anda dalam mencari rute terbaik apalagi ketika anda diburu oleh waktu, beberapa aplikasi yang rekomended seperti Google Maps, Waze dan Sygic

Kali ini kita coba behas Sygic GPS Navigation.

Mengemudi dengan Navigasi GPS Sygic mudah dan aman, Aplikasi ini akan memandu Anda dengan aman ke tujuan Anda bahkan tanpa koneksi internet. Sygic menyertakan peta 3D berkualitas tinggi yang disimpan di perangkat Anda. Pembaruan peta dan aplikasi reguler tidak dikenai biaya.

Dengan Navigasi GPS Sygic, Anda dapat dengan mudah menemukan rute alternative dari lalu lintas yang kusut atau menemukan tempat parkir terbaik. Anda juga akan memiliki informasi terkini tentang harga bahan bakar di pompa bensin. Dan Anda akan menghindari terkena tilang dengan fitur notifikasi batas kecepatan dan peringatan kamera kecepatan yang dapat di customize sesuai keinginan anda.

Fitur-fitur

  • New map terbaru toll trans jawa,
  • Live traffic on,
  • Bahasa Indonesia
  • Suara pemandu Indonesia
 

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %