BJ Habibie, Mentalitas Sepeda
0 0
Read Time:2 Minute, 37 Second

Bekerja menurut BJ Habibie

Saya tidak pernah tidak bekerja,
Mentalitas Sepeda, Anda Berenti Anda Jatoh
Kalau saya berenti bekerja, saya mati

Kalau ditanya Habibie umur berapa?
90-10 tapi jiwanya, 17 tahun

Asal Julukan Mr Krack

Berikut Video Penjelasan BJ Habibie tentang “Mentalitas Sepeda”

BJ Habibie mendapat julukan sebagai Mr. Krack, karena mencetuskan teori krack progression dalam dunia penerbangan.

Pada 1960, hampir lima puluh tahun silam, industri pesawat terbang mengalami ketakutan dari sebuah ketidakpastian. Ketakutan itu berawal dari sering terjadinya musibah pesawat terbang karena kerusakan konstruksi yang tidak terdeteksi, yaitu kelelahan (fatique) pada bodi pesawat. Masih belum tersedianya peralatan canggihseperti pemindai sensor laser yang didukung unit pengolah data komputer, untuk mengatasi persoalan rawan ini adalah salah satu faktor yang mendukung kesulitan itu.

Biasanya titik rawan kelelahan ini terjadi di sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang, atau antara sayap dan dudukan mesin. Sebab elemen inilah yang secara terus-menerus mengalami guncang keras, baik ketika sedang take off maupun landing. Ketika take off, sambungannya menerima tekanan udara (uplift) yang besar. Ketika menyentuh landasan, bagian ini pula yang menanggung empasan tubuh pesawat. Kelelahan logam pun terjadi, dan itu awal dari keretakan (crack). Pada awalnya retakan itu cuma berukuran 0,005 milimeter, akan tetapi itu terus merambat. Setiap hari semakin memanjang dan bercabang-cabang. Kalau secara dini tidak terdeteksi, bisa berakibat fatal, karena sayap pesawat bisa patah tanpa diduga-duga. Tentunya hal itu menjadi perhatian dunia penerbangan, apalagi saat itu mesin-mesin pesawat juga mulai berganti dari propeller ke jet. Potensi fatique makin besar.

Teori Crack Progression

Ketika itulah seorang anak muda bernama Bacharuddin Jusuf Habibie datang menawarkan solusi. Habibie-lah yang selanjutnya menemukan bagaimana rambatan titik crack itu bekerja, yang kemudian dikenal dengan nama teori crack progression. Dengan teorinya, Habibie berhasil menghitung crack itu dengan rinci sampai pada hitungan atomnya. Tentunya teori ini membuat pesawat lebih aman. Tidak saja bisa menghindari risiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat pemeliharaannya lebih mudah dan murah. Dengan ditemukannya teori crack progression atau lebih dikenal dengan Faktor Habibie, porsi rangka baja pesawat bisa dikurangi dan diganti dengan dominasi alumunium dalam bodi pesawat terbang. Di samping itu bisa meringankan operating empty weight (bobot pesawat tanpa berat penumpang dan bahan bakar) sampai 10 persen dari bobot konvesionalnya.

Faktor Habibie ternyata juga memiliki peran dalam pengembangan teknologi penggabungan bagian per bagian kerangka pesawat. Sehingga sambungan badan pesawat yang silinder dengan sisi sayap yang oval mampu menahan tekanan udara ketika pesawat take off. Begitu juga pada sambungan badan pesawat dengan landing gear jauh lebih kokoh, sehingga mampu menahan beban saat pesawat mendarat. Faktor mesin jet yang menjadi penambah potensi fatique menjadi turun.

–RiriSaputra —

Mantan Presiden Indonesia

Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng adalah Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Ia menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998. 

Lahir: 25 Juni 1936 (usia 82 tahun), Kota Parepare
Jabatan dalam kabinet yang pernah dipegang: Menteri Negara Riset dan Teknologi/Ketua BPPT/Kepala BPIS, LAINNYA
Kementerian yang pernah dikelola: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia
Menjabat dalam kabinet: Kabinet Pembangunan V, LAINNYA
Era kabinet: Orde Baru
Anak: Ilham Akbar Habibie, Thareq Kemal Habibie

Biografi lengkap

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Video Batas Aman Alkohol
1 0
Read Time:2 Minute, 16 Second

Tingkat yang aman untuk minum alkohol

Sebuah penelitian ilmiah baru menyimpulkan tidak ada tingkat yang aman untuk minum alkohol

Berikut Video ulasannya

Hampir 3 juta orang meninggal dunia secara global karena penggunaan alkohol pada tahun 2016

Sumber Video : Hashem Al-Ghaili

Pengharaman Khamr (Minuman Keras) Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَن يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَن ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ ۖ فَهَلْ أَنتُم مُّنتَهُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberun-tungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbul-kan permusuhan dan kebencian di antara kamu dengan khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” [Al-Maa-idah : 90-91]

Dan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ يَزْنِي الزَّانِي حِيْنَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلاَ يَشْرَبُ الْخَمْرَ حِيْنَ يَشْرَبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ.

“Tidaklah berzina seorang pezina ketika ia berzina dalam keadaan beriman, tidak pula meminum khamr ketika meminumnya dalam keadaan beriman.” [1]

Dan dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhuma, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اَلْخَمْرُ أُمُّ الْخَبَائِثِ، فَمَنْ شَرِبَهَا لَمْ تُقْبَلْ صَلاَتُهُ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا، فَإِنْ مَاتَ وَهِيَ فِيْ بَطْنِهِ مَاتَ مِيْتَةً جَاهِلِيَّةً.

“Khamr adalah induk dari segala kejahatan, barangsiapa meminumnya, maka shalatnya tidak diterima selama 40 hari, apabila ia mati sementara ada khamr di dalam perutnya, maka ia mati sebagaimana matinya orang Jahiliyyah.” [2]

Sumber : almanhaj.or.id 

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Hutan Tanpa Api
0 0
Read Time:52 Second

Udara di Pontianak menjadi sangat tidak sehat – Hutan Tanpa Api

Keadaan Pontianak sepekan terakhir selalu di selimuti asap dampak kebakaran hutan dan lahan, bahkan pemerintah setempat sempat mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan proses belajar mengajar bagi siswa SMA/SMK sederajat. Udara di Pontianak menjadi sangat tidak sehat dan mengancam kesehatan masyarakat terutama ibu hamil dan anak-anak. .

Penegakan Hukum

Lemahnya standar kualitas udara Indonesia dibanding negara lain atau bahkan dengan WHO membuat bencana kabut asap seperti ini tidak menjadi sebuah urgensi nasional meskipun kabut asap sudah dimana mana. .
Lemahnya penegakan hukum terhadap perusahaan perkebunan yang memiliki titik api di dalam konsesinya membuat bencana ini terus berulang. Padahal sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk menjaga dan mencegah terjadinya kebakaran di dalam lahan mereka. Pemerintah harusnya segera mencabut izin mereka karena tidak mampu menjaga lahan dan membahayakan kesehatan masyarakat.

Kebakaran Hutan dan Lahan

Sampai saat ini Tim Cegah Api Greenpeace terus berjuang untuk memadamkan dan mengurangi kebakaran hutan dan lahan. Bantu mereka untuk mewujudkan #HutanTanpaApi di Kalimantan dengan mengisi petisi berikut; act.gp/CegahApi @ Pontianak, Indonesia

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Hijab Juara Asian Games 2018
0 0
Read Time:39 Second

Hijab Juara Panjat Tebing

Asian Games 2018 yang baru-baru ini diadakan di Jakarta, Palembang, kami menyaksikan momen inspiratif yang menunjukkan bagaimana hijab bukan penghalang untuk gaya hidup aktif dan mencapai hal-hal hebat.

Atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu mengibarkan Bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pada kategori speed Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (23/8).

Di final nomor estafet putra terjadi All Indonesiaan Final.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG — Panjat tebing mempersembahkan dua medali emas dan satu medali perak dari nomor estafet putri dan putra. Tim putri Indonesia I Aries Rahayu, Puji Lestari, dan Salsabillah Rajiah berhasil meraih medali emas di Sports Climbing Arena, Jakabaring Sports City, Senin (27/8). Begitu pula dengan tim speed estafet putra.

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Video Ekslusif Asian Games 2018
0 0
Read Time:8 Second

Pencak Silat Panen Mendali Emas

VIDEO EKSLUSIF HIGHLIGHT ASIAN GAMES 2018

Indonesia kembali mendapatkan sumbangan emas dari cabor Pencak Silat di Asian Games 2018.

Sumber: Liputan6

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Gili Trawangan, Lombok
0 0
Read Time:15 Second

Gili Trawangan, Wisata Lombok

Kepulauan Gili atau Tiga Gili adalah kepulauan yang terdiri dari tiga pulau kecil atau pulau Gili kembar tiga — Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air — tepat di lepas pantai barat laut Lombok, Indonesia

Sumber: Kompas Travel 

Kondisi Gili Trawangan Lombok Setelah diguncang Gempa 6.2SR

Sumber: Detikcom

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Perlukah Adzan menggunakan Pengeras Suara
0 0
Read Time:1 Minute, 37 Second

Perlukah Adzan menggunakan Pengeras Suara dan Mengapa adzan harus dikumandangkan keras-keras?

Pakai speaker pula. Apa tidak mengganggu yang lain yang bukan orang muslim?

Adalah teman saya, yang kebetulan non muslim, bertanya kepada saya, “Kenapa kalau adzan harus dibunyikan keras-keras dengan speaker pula?”.

Saya yang bukan ahli agama kemudian berpikir sejenak mencari jawaban yang mudah dicernanya, menjawab seperti ini

“Bro, adzan itu adalah panggilan sholat, pasti dong namanya panggilan tidak mungkin dengan cara yang sama seperti berbicara atau berbisik-bisik”.

Teman saya membalas “Tapi kan di orang-orang sekitar tidak semuanya muslim?”.

Saya jawab lagi “Benar. Bro, kita sekarang sedang ada di bandara, dengar kan announcement bandara selalu memberikan panggilan boarding?

Cara Membuat Panggilan

Apakah kamu juga mempertanyakan ke mereka mengapa melakukan panggilan boarding pesawat YANG LAIN keras-keras padahal bukan panggilan pesawatmu?”

Dia tersenyum namun membalas lagi “Tapi kan hari gini semua orang sudah tahu dengan teknologi jam berapa waktu sholat apa, apa masih harus adzan keras-keras?”.

Saya pun kemudian menjawab “Ya setiap penumpang juga kan sudah tau jadwal penerbangannya sejak pesan dan memegang tiket, kemudian check-in, sudah tercetak jadwal keberangkatannya di boarding pass, sudah masuk ruang tunggu, tapi tetap bandara melakukan panggilan boarding bukan?

Teknologi jam menunjukkan waktu sholat, apa masih harus adzan keras-keras?”

Dan ada satu hal lagi mengapa adzan harus dikumandangkan, itu bukan hanya sebagai penanda sudah masuk waktu sholat tapi benar-benar panggilan sholat, karena kami harus menyegerakan sholat.

Sama halnya semua penumpang harus menyegerakan masuk pesawat setelah panggilan boarding, walaupun masih ada waktu naik pesawat sampai pesawat tutup pintu”.

Kali ini senyumnya bertambah lebar, lalu dia setengah memeluk saya sambil menepuk-nepuk bahu saya dan berkata “Super .. I got it bro“

Sholat Berjamaah

Note.
Masih banyak orang tidak rela ketinggalan Pesawat dibanding ketinggalan Sholat

Bahkan lebih rela menunggu pesawat yang belum datang dibandingkan menunggu Adzan datang…

Hayya ‘Alash Sholah = Ayo Sholat..
Hayya ‘Alal Falah = Ayo Sukses..

Sholat adalah jalan KESUKSESAN dunia akherat

Wassalam

Sumber: CopasWA

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Soetomo (Bung Tomo) si Tukang Kritik
2 0
Read Time:2 Minute, 18 Second

Soetomo (Bung Tomo) si Tukang Kritik dan Pekikan ‘Allahuakbar’

Apa yang didapat dari mengkritik penguasa? Tak ada, malah biasanya berakhir menjadi pesakitan di penjara, miskin harta, dijauhi kolega. Itulah yang menimpa Soetomo atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bung Tomo. Ia adalah Pengobar semangat juang arek-arek Suroboyo pada peperangan 10 november 1945. Pekikan ‘Allahuakbar’ yang diteriakkannya di akhir pidato, terbukti mampu meningkatkan nyali para bonek, hingga tak peduli lagi akan kata mati. Pokoknya Inggris dan sekutu mesti angkat kaki dari bumi pertiwi.

War is over. Soekarno didaulat jadi Presiden pertama Republik Indonesia. Sebagai salah satu tokoh sentral pergerakan kemerdekaan, bung Tomo tentu mendapat porsi jabatan dari pemerintah pusat. Terhitung ia pernah jadi anggota DPR dan menteri di jaman orde lama. Namun kemewahan itu tak lama dicicipinya, ia lebih senang berada diluar sistem.

Alasan Bung Tomo melepas Kemewahan

Bung Tomo beserta Istri Tercinta

Kedekatan Soekarno dengan PKI adalah alasan utamanya melepas kemewahan. Sejak Soekarno mendeklarasikan Nasakom, bung Tomo jadi sering mengkritik sang proklamator. Tak hanya itu, gaya hidup Soekarno yang suka berfoya-foya membuat bung Tomo muak. Ia menulis satiran, membuat sang pemimpin revolusi gelagapan.

Rezim berganti, segera oleh Soeharto ia ditawari berbagai posisi. Namun bung Tomo lebih suka jadi rakyat biasa, tinggal di Surabaya. Ia tetap aktif didunia politik, dengan ikut mengawasi gerak gerik dan prilaku penguasa. Belum lama Soeharto berkuasa, bung Tomo sudah menyampaikan kritik tajam yang menohok keluarga cendana. Ia menilai penguasa orde baru terlalu dekat dengan pengusaha Tionghoa.

Di tahun 1978, bung Tomo kembali menulis kritik kepada penguasa. Kali ini sosok ibu Tien yang diserangnya. Pembangunan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dinilai bung Tomo sarat dengan KKN. Bahkan ia tak segan menjuluki ibu Tien sebagai ‘miss ten percent’, karena secara terang-terangan meminta dana 10% dari setiap BUMN.

Bung Tomo dipenjara

Bung Tomo no 3 dari kiri, tepat dibelakang Jenderal Sudirman

Bung Tomo no 3 dari kiri, tepat dibelakang Jenderal Sudirman

Habis sudah kesabaran pak Harto. Ini orang ditawari jabatan gak mau, ditawari harta benda ditolak, namun acapkali nyinyir dengan kebijakan pemerintah. Akhirnya bung Tomo dijemput paksa, kemudian dipenjara hingga setahun lamanya.

Oktober 1981. Tak lama usai meringkuk jadi tahanan politik, bung Tomo menunaikan ibadah haji. Tak dinyana, di padang arafah ia menemui pencipta Nya. Atas permintaan sang istri, jenazahnya dibawa pulang ke Indonesia, lalu dikebumikan di pemakaman umum Ngagel Surabaya.

Gelar Pahlawan Nasional

Begitulah sekelumit perjalanan hidup bung Tomo. Cuma sedikit harta benda yang ia tinggalkan bagi keluarga. Gelar pahlawan Nasional pun baru didapatkannya saat pemerintahan SBY ditahun 2008.

Legacy bung Tomo hanya pekikan Allahuakbar. Terasa sangat spesial karena dengan kalimat takbir itu ia berhasil membakar semangat juang arek-arek Suroboyo. Selebihnya, ia hanya seorang ‘tukang kritik’. Tak peduli siapa yang menjadi presiden, bung Tomo selalu mengawasi dengan tulisannya yang cetar membahana, bikin merah telinga penguasa. (BZH)

Sumber: Ruby Kay

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Saat Panglima Besar JENDERAL SOEDIRMAN berpulang
0 0
Read Time:5 Minute, 3 Second

Titip anak anak…Tolong aku dibimbing tahlil….
Ucapan terakhir Panglima Besar Soedirman….

Jenderal Sudirman

Berjalan tertatih-tatih, Letnan Jenderal Soedirman memasuki rumah dinasnya di jalan Bintaran Wetan, Yogyakarta. Di depan pintu, sang istri, Siti Alfiah, menyambutnya. Soedirman pulang setelah dua pekan meninggalkan istri dan enam anaknya untuk memimpin operasi penumpasan pemberontakan Partai Komunis Indonesia di Madiun, Jawa Timur. Malam itu, akhir September 1948, di kediamannya yang kini menjadi Museum Sasmitaloka, Soedirman terlihat ringkih. Kepada istrinya, dia mengeluh tak bisa tidur selama di Madiun.

Soedirman rupanya begitu terpukul menyaksikan pertumpahan darah yang terjadi antara rakyat Indonesia itu. Peristiwa Madiun membuat batin Panglima Besar Angkatan Perang Republik Indonesia itu nelangsa.

Selain kelelahan berat, Soedirman tertekan batinnya karena peristiwa itu. Malam itu, kendati kondisi kesehatannya turun, Soedirman tetap mandi dengan air dingin. Saran sang istri agar ia mandi air hangat tak diindahkan. Dan inilah awal petaka bagi Soedirman. Esoknya, Soedirman terkapar di tempat tidur.

Ulang Tahun Tentara 5 Oktober 1948

Ketika ulang tahun tentara tiba, 5 Oktober 1948, Soedirman yang masih sakit, mengunjungi Taman Makam Pahlawan Semaki, Yogyakarta. Di sana ia melakukan tabur bunga ke pusara anggota tentara korban pemberontakan PKI Madiun. Sepulang dari tabur bunga, kesehatannya memburuk. Kendati ia sakit, kegemarannya merokok tetap tak bisa dihilangkan. Sesekali, sembari terbaring, dia menghisap rokok kretek. Istrinya tak berani melarang. Karena tahu Soedirman memang perokok berat.

Karena Soedirman tak kunjung pulih, maka diutuslah sejumlah dokter tentara memeriksa kesehatannya. Tim dokter muda itu mendiagnosis ia menderita tuberkolosis, infeksi paru-paru. Keluarga Soedirman meminta dua dokter senior, Asikin Wijayakusuma dan Sim Ki Ay, melakukan pemeriksaan dua dokter tersebut tak jauh beda dengan pendahulunya. Atas saran Asikin, Soedirman dibawa ke Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta.

Ajudan Jenderal Soedirman

Soegiri, bekas ajudan Soedirman, menulis bagaimana saat sang Jenderal dirawat di rumah sakit Katolik itu. Soedirman dirawat di kamar 8 Bangsal Maria, yang terdapat di bagian depan. Soedirman terkena pulmonary tuberculosis. Penyakit itu diketahui Soegiri dari dokter yang merawat Soedirman. Menurut Soegiri, obat yang dibutuhkan Soedirman hanya ada di Jakarta. Kalaupun sampai di Yogyakarta, obat itu harus melalui jalur penyelundupan. Karena Jakarta, saat itu dikuasai oleh tentara sekutu.

Karena Soedirman butuh pengamanan cepat, tim dokter memutuskan melakukan operasi untuk menyelamatkannya dengan cara membuat satu paru-parunya tak berfungsi. Komplikasinya, kata Soegiri, memang sudah sedemikian rupa, sehingga membuat dokter menempuh cara tersebut. Pasca-operasi, menurut Soegiri, tim dokter berbohong kepada Soedirman. Mereka mengatakan operasi itu cuma mengangkat satu organ kecil di paru-paru yang menghambat saluran pernafasan. Adapun ibunya dibertahu dokterperihal operasi itu. Dan sejak itu Soedirman bernafas dengan separuh paru-parunya.

Setelah operasi, Soedirman diminta beristirahat lebih lama. Ia juga dilarang keras merokok. Menurut Soegiri, ketika hari jadi ke-25 rumah sakit itu, Soedirman khusus menulis sajak sebagai kado ulang tahun. Sajak lima alinea itu berjudul “ 25 Tahun Rumah Nan Bahagia”.

Isinya, ucapan terima kasih Soedirman karena mendapat perawatan yang baik selama disana. Tulisan asli sajak itu kini diletakkan di bawah monumen Jenderal Soedirman di area Panti Rapih. Monument itu tak jauh dari kamar Soedirman dirawat.

Sebulan melakukan pemulihan di rumah sakit, Soedirman pulang ke rumahnya di Bintaran. Ketika di rumah, Soedirman pernah beberapa kali tak bisa menahan hasrat ingin merokok. Perilaku ini, lagi-lagi, justru memperburuk kesehatannya. Soedirman pernah muntah darah. Pada 17 Desember 1948, keajaiban datang. Soedirman tiba-tiba bisa bangkit dari tempat tidur. Sebelumnya, sepulang dari Panti Rapih, ia selalu terbaring di ranjang. Hari itu, kepada istrinya, Soedirman berkata memiliki firasat Belanda akan melakukan agresi. Dua hari berselang, firasat sang Jenderal terbukti : Belanda membombardir Yogyakarta, yang saat itu Ibu Kota Indonesia. Ia pun memilih mengakhiri cutinya.

Penghormatan Terakhir kepada Jenderal Soedirman

Keluar Masuk Hutan di Usung Tandu

Dengan diusung tandu, hamper delapan bulan,Soedirman keluar masuk hutan memimpin gerilya dari luar Yogyakarta. Pernah suatu ketika ia tidak makan selama lima hari. Dengan perut kosong, Soedirman menembus medan yang diguyur hujan lebat. Sesampai di pacitan, Jawa Timur, ia sakit. Anak buahnya terpaksa mendatangkan dokter dari Solo. Rika, suster yang merawat Soedirman, kala itu menulis pengalamannya saat bersama jenderal besar ini. Menurut dia, saat itu Soedirman dirawat dengan nama samaran : Abdullah Lelana Putra. Pengakuan Rika pada 1985 itu dimuat surat kabar yang naskahnya kini tersimpan juga di museum Sasmitaloka. Soedirman memakai nama samaran supaya keberadaannya tak diketahui Belanda.

Di Panti Rapih, Soedirman masih memimpin rapat kabinet bersama Presiden Soekarno membahas upaya mempertahankan kemerdekaan. Hanya dua pekan ia dirawat disana, setelah itu, Soedirman kembali ke rumah. Setelah Belanda bersedia melakukan gencatan senjata pada Oktober 1949, kesehatan Soedirman kian mencemaskan. Dokter meminta kembali ke Panti Rapih. Tapi ia memilih beristirahat di wisma tentara di Badakan, Magelang. Tapi tetirah sejuk dengan pemandangan Gunung Sumbing itu tak bisa membuat kesehatan Soedirman membaik. Tiga bulan disana, ia kerap muntah darah. Juga ditempat tidur. Dokter Husein dari Rumah Sakit Magelang bolak-balik memeriksa dan menungguinya. Dan saat itu, kondisi Soedirman tinggal tulang dan kulit saja.

Firasat Jenderal Soedirman

Seolah-olah mendapat firasat hari kematiannya segera tiba, pada 18 Januari 1950, Soedirman memeinta sejumlah petinggi tentara menemuinya di Badakan. Esok harinya, ia emanggil istri dan tujuh anaknya. Seperti kepada para petinggi tentara, ia juga memberi wejangan kepada istri dan anak-anaknya. Tak sepenuhnya pertemuan dengan keluarga diisi dengan wejangan. Soedirman juga sempat bergurau. Kepada keluarganya, misalnya, ia menyatakan sebenarnya ingin seperti Lurah Pakis, kenalannya, yang hidup sampai tua dan bisa meminang cucu.

Pada Ahad pagi, 29 Januari 1950, setelah lama terkulai lemas sejak Oktober di rumah peristirahatan tentara di Magelang, mendadak wajah Soedirman tampak cerah. Pagi itu, Ahmad Yani, Gatot Soebroto, serta beberapa petinggi militer dan sipil hadir. Tidak diketahui apa yang dibicarakan.

“Waktu itu, menurut Ibu, tiba-tiba terdengar suara kaleng dan botol pecah mendadak. Bersamaan dengan itu, bendera di halaman melorot setengah tiang. Sampai Ibu bilang ke beberapa pengawal, ’Ah, itu hanya angin’.”

Laa Ilaha Illallah

Setelah salat magrib, sebagaimana didengar dari Alfiah, Soedirman memanggil istrinya ke kamar. Di dalam, dia berkata, “Bu, aku sudah tidak kuat. Titip anak-anak. Tolong aku dibimbing tahlil.” Alfiah menuntunnya mengucap Laa Ilaha Illallah, dan Soedirman mengembuskan napas terakhir disaksikan dan dalam dekapan istri tercinta…

sumber: Beny Rusmawan

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Semangat Berkibar, di Puncak Gunung Api Purba Nglanggeran
0 0
Read Time:59 Second

Dirgahayu 73th Indonesia Merdeka

Ini Lho, Pesan Yang Penting Disimak, di Sela-Sela Pengibaran Bendera Raksasa. MONGGO DISIMAK SAMPAI HABIS…!!!. MERDEKAAAA….!!!!!.

Bendera Raksasa

Pengibaran bendera raksasa berukuran 28 x 42 meter dilakukan di puncak Gunung Buchu atau Gunung Api Purba, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Senin (13/08) pagi.

1300 Bendera

Dipuncak setinggi 250 meter ini, 15 anggota tim Pengibar Bendera, sempat alami kesulitan. Selain bendera raksasa, ada 1300 bendera dikibarkan di Kawasan Wisata Nglanggeran. Hal ini dilakukan untuk peringati Kemerdekaan Indonesia yang ke 73.

Bendera raksasa bisa disaksikan di kawasan ini, hingga 20 Agustus Mendatang.

Photo by

🎦 by. @praswatii.
cc. @gunungapipurba @jokowi @kemendespdtt @bundabadingah @pariwisata_gunungkidul.

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %