Nyi Ageng Serang, Pejuang dan Ahli Siasat Perang

Nama Nyi Ageng Serang tentu tak asing lagi bagi kita. Sosoknya diabadikan menjadi sebuah monumen di tengah kota Wates, Kulon Progo berupa patung beliau sedang menaiki kuda dengan gagah berani membawa tombak. Jejak sejarah perjuangan tokoh wanita ini juga turut diabadikan oleh Museum Perjuangan Yogyakarta melalui replika patung yang dipamerkan di ruang pameran tetapnya.   Terlahir

Teuku Umar – Het Verraad van Teoekoe Oemar

Teuku Umar (tengah) bersama dengan pengikutnya, sekitar tahun 1880-1899. Beliau adalah salah satu pejuang Aceh yang terkenal, dan gugur dalam perjuangan dalam usia 45 tahun di Meulaboh. Menurut catatan, Teuku Umar sudah mulai bertempur pada usia 19 tahun, ketika perang Aceh pertama meletus (saat pasukan Belanda dipimpin oleh Jenderal Kohler). Jenderal Kohler sendiri kemudian tewas

Wasiat Terakhir Usman Dan Harun Sebelum Dieksekusi Singapura

Wasiat Terakhir Usman Dan Harun Sebelum Dieksekusi Singapura Pengabdian Sersan Usman dan Kopral Harun tak akan dilupakan TNI AL dan seluruh bangsa Indonesia. Dua prajurit KKO ini digantung pemerintah Singapura saat konfrontasi Dwikora tahun 1968. Pada tahun 1960-an, Presiden Soekarno yang marah fotonya dibakar dan diinjak-injak oleh demonstran di Kuala Lumpur Malaysia, melancarkan serangan ke tanah

Tak Diberi Izin, Resign demi Asian Games 2018

Tak Diberi Izin Kantor Tampil di Asian Games 2018, Yudha pun Pilih Resign Jakarta – Yudha Tri Aditya memilih untuk berhenti bekerja demi Asian Games 2018. Dia tak mau melewatkan kesempatan membela negara, juga memenuhi harapan almarhum bapak. Cidera Yudha merupakan atlet senam trampolin, yang bersama Sindhu Aji Kurnia, menjadi wakil Indonesia di nomor tersebut pada Asian

Soetomo (Bung Tomo) si Tukang Kritik

Soetomo (Bung Tomo) si Tukang Kritik dan Pekikan ‘Allahuakbar’ Apa yang didapat dari mengkritik penguasa? Tak ada, malah biasanya berakhir menjadi pesakitan di penjara, miskin harta, dijauhi kolega. Itulah yang menimpa Soetomo atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bung Tomo. Ia adalah Pengobar semangat juang arek-arek Suroboyo pada peperangan 10 november 1945. Pekikan ‘Allahuakbar’ yang