Tanaman Apotik Hidup yang Bermanfaat Bagi Kesehatan

Ketika mendengar kata apotik, apa yang terlintas di pikiran Anda? Tentunya segala sesuatu yang berhubungan dengan obat bukan? Ya, sama seperti apotik secara umum, apotik hidup merupakan obat yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, namun asalnya dari tumbuhan.  Jadi, apotik hidup bisa diartikan sebagai taman atau kebun yang memiliki beragam jenis tanaman bermanfaat bagi kesehatan

Manfaat dan Efek samping Daun Afrika

Daun Afrika atau dikenal dengan sebutan Daun Sambung Nyawa memang memiliki sejumlah khasiat yang dipercaya mampu mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit, seperti diabetes, kanker, hingga serangan jantung. Akan tetapi, daun ini juga ternyata memiliki efek samping yang bisa saja berbahaya bagi tubuh, benarkah demikian? Berikut ini efek samping daun Afrika yang perlu Anda ketahui.

Mayjen (Purn) Kivlan Zein – 10 SANDERA DIBEBASKAN TANPA DARAH, UANG DAN AIR MATA

Putra Minang adalah seorang Tentara Ninik Mamak. Bertindak dengan bijak, seperti menghela rambut dalam tepung. Purn Jendral Kivlan Zein, lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan tahun 1971. Dia memilih pengabdian di Kesatuan Infanteri, Baret Hijau. Dimulai sebagai Komandan Peleton (1971), kemudian Ki-B Batalyon 753, hingga Danyon (1973). Pada, 1974, pasukan Kivlan berhasil meringkus gerombolan Organisasi Papua

Timnas bisa masuk Piala Dunia?

Timnas Indonesia pernah tampil di Piala Dunia. Nih Aliando kasih tempe nama pemain Hindia Belanda di Piala Dunia 1938: Kiper: Tan “Bing” Mo Heng (HCTNH Malang) dan Jack Samuels (Hercules Batavia) Belakang: Dorst, J. Harting Houdt Braaf Stand (HBS Soerabaja), Frans G. Hu Kon (Sparta Bandung), dan Teilherber (Djocoja Djogjakarta) Tengah: G.H.V.L. Faulhaber (Djocoja Djogjakarta),

Sumbangan Sri Sultan HB IX kepada Indonesia

“Yogyakarta sudah tidak punya apa-apa lagi. Silakan lanjutkan pemerintahan di Jakarta,” ujar Sri Sultan Hamengkubuwono IX saat menyerahkan cek sejumlah 6 juta gulden kepada Ir.Soekarno. Sri Sultan HB IX pun menangis, pun begitu dengan Ir. Soekarno dan jajaran para menteri yang saat itu ada di hadapannya. Mereka tak kuasa menahan air mata melihat kebesaran hati

Teuku Umar – Het Verraad van Teoekoe Oemar

Teuku Umar (tengah) bersama dengan pengikutnya, sekitar tahun 1880-1899. Beliau adalah salah satu pejuang Aceh yang terkenal, dan gugur dalam perjuangan dalam usia 45 tahun di Meulaboh. Menurut catatan, Teuku Umar sudah mulai bertempur pada usia 19 tahun, ketika perang Aceh pertama meletus (saat pasukan Belanda dipimpin oleh Jenderal Kohler). Jenderal Kohler sendiri kemudian tewas