Kisah Pilu Arie Hanggara
1 0
Read Time:5 Minute, 43 Second

Sebuah makam berukuran 2×1 meter di Blok AA II Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menjadi penanda akan kekejaman orangtua serta ibu tiri terhadap anaknya. Setelah 30 tahun, makam itu kini tak terurus. Namun, ceritanya tak pernah usang karena terus berulang.
Di makam itu bersemayam jasad bocah berusia 8 tahun bernama Arie Hanggara yang hingga kini selalu diidentikkan dengan kekerasan orangtua terhadap anaknya. Arie lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 21 Desember 1976 dan meninggal di Jakarta pada 8 November 1984.

Semua punya alasan. Maafkan Mama, Maafkan Papa, Maafkan Tetangga. Sayang, kata maaf yang terlambat itu, tak bisa menyelamatkan nyawa Arie.

Arie Hanggara adalah kisah pilu tentang anak yang tewas dianiaya orangtuanya, Machtino bin Eddiwan alias Tino dan ibu tirinya Santi binti Cece. Kisah tragis Arie yang terjadi pada November 1984 memunculkan kesedihan sekaligus kegeraman publik.

Ia boleh dikatakan lahir di tengah keluarga yang timpang. Sang ayah Tino adalah seorang yang pemalas dan tukang janji kelas kakap. Bahkan, saudara dari pihak istrinya menggunjingkan Tino sebagai pejantan yang hanya mampu bikin anak.

Makam Arie Hanggara

Karena tak punya pekerjaan, sementara dia punya harga diri yang tinggi di tengah kondisi Jakarta yang menuntut terlalu banyak, Tino dan istrinya Dahlia Nasution kerap bersitegang. Sang istri akhirnya kembali ke Depok dan Tino menitipkan anak-anaknya ke rumah sang nenek.
Tak lama kemudian, Tino kembali mengambil anak-anaknya dan hidup bersama istri barunya bernama Santi. Di sebuah rumah kontrakan kecil di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, mereka tinggal. Tino dan Santi serta 3 anak Tino yaitu Anggi, Arie, dan Andi.
Sadar kalau dirinya pengangguran, sehabis mengantar istri ke kantor, Tino melamar kerja ke berbagai tempat. Teman-teman juga mulai dihubungi, tapi semuanya tak ada yang memberi harapan. Kondisi ini membuat Santi mulai cerewet, ditambah anak-anak yang mulai membandel sesuai dengan perkembangan usianya.

Sindiran Santi yang menyoal sikap anak-anaknya membuat Tino mulai bersikap keras pada Arie dan 2 saudaranya. Entah kenapa, kemarahan Tino dan Santi tertumpu pada Arie, anak kedua Tino yang juga murid kelas 1 SD Perguruan Cikini, Jakarta Pusat.
Oleh teman-teman sekelasnya, Arie dikenal sebagai anak yang lincah, lucu, kadang bandel, dan senang bercanda. Sedangkan di mata gurunya, Arie dikenal sebagai anak yang rajin dan pandai. Nilainya untuk pelajaran matematika 8,5.

Namun, bagi Tino dan Santi, kenakalan Arie sudah melewati batas. Penyiksaan terhadap anak yang periang ini terjadi mulai 3 November 1984, ketika Arie dituduh Tino dan Santi mencuri uang Rp1.500. Arie menjerit kesakitan ketika dihujani pukulan oleh kedua orangtuanya karena tak mau mengaku.
Pukulan itu menimpa muka, tangan, kaki, dan bagian belakang tubuhnya. Tak sampai di situ, Tino juga mengikat kaki dan tangan Arie. Kemudian, seperti layaknya pencuri Arie disuruh jongkok di kamar mandi. “Ayo minta maaf dan mengaku,” teriak Santi.

Merasa tidak melakukan apa yang dituduhkan kepadanya atau sebagai ekspresi pembangkangan, Arie tetap membisu. Penasaran, Tino dan Santi melepas ikatan tangan Arie dan menyiramkan air dingin ke tubuh sang bocah. Santi meminta tambahan hukuman dengan menyuruh Arie jongkok sambil memegang kuping. Anak tidak berdosa ini melaksanakan hukumannya sambil mengerang menahan sakit.

Kekejaman Tino dan Santi terus berlanjut dan mencapai puncaknya pada Rabu 7 November 1984. Arie kembali dituduh mencuri uang Rp 8.000. Bocah yang mengaku tidak mencuri ini kembali dianiaya. Santi dengan gemas menampari Arie yang berdiri ketakutan.
Masih juga tak mengaku, Tino mengangkat sapu dan memukuli seluruh tubuh bocah itu. Suara tangis kesakitan Arie pada pukul 22.30 WIB sayup-sayup didengar tetangganya. “Menghadap tembok,” teriak Santi seperti dituturkan sejumlah saksi.

Kesal karena kata maaf tak kunjung terucap, Santi kemudian datang dengan menenteng pisau pengupas mangga dan sekali lagi mengancam Arie untuk meminta maaf. Namun, lagi-lagi Arie menutup mulut. Dengan penuh emosi, Santi menjambak dan menodongkan pisaunya ke muka bocah yang sudah sangat ketakutan itu.
Setelah sang ibu tiri meninggalkan “ruang penyiksaan”, giliran Toni datang dan memukul Arie yang sudah sangat lemah itu. “Berdiri terus di situ,” perintah sang ayah.

Jarum jam menunjukkan pukul 01.00 WIB ketika Toni bangun dan menengok Arie. Ia menjumpai bocah itu sudah tidak berdiri lagi dan tengah duduk. Minuman di gelas yang diperintahkan tidak boleh diminum, sudah bergeser letaknya.
Bukannya merasa iba, Toni malah naik darah dan kembali menyiksanya. Gagang sapu mulai menghujani tubuh anak malang ini. Toni juga membenturkan kepalanya ke tembok. Akhirnya, anak yang lincah ini tersentak dan menggelosor jatuh. Sang ayah kembali beranjak ke kamar tidur.
Pada pukul 03.00 WIB, Toni bangun dan melihat anaknya sudah terbujur kaku. Sang ayah jadi panik dan bersama Santi melarikan Arie ke rumah sakit. Namun, dokter yang memeriksanya mengatakan Arie sudah tidak bernyawa. Hari itu, Kamis 8 November 1984.

Keesokan harinya masyarakat gempar ketika media cetak memberitakan kematian anak yang malang ini. Selama berminggu-minggu kemudian, kisah tragis ini menjadi berita utama di koran-koran. Sejak itu, nama Arie lekat di ingatan publik sebagai korban kekejaman orangtua.

Film Arie Hanggara

Setahun kemudian, sebuah film yang disutradarai Frank Rorimpandey mengisahkan nasib tragis Arie. Dibintangi Yan Cherry Budiono sebagai Arie, Deddy Mizwar memerankan Toni dan Joice Erna sebagai ibu tiri, film berjudul Arie Hanggara ini mendapat tempat di hati penonton.
Film dengan durasi yang cukup panjang ini, 220 menit, kemudian menjadi film dengan jumlah penonton terbanyak pada 1985. Menurut data Perfin pada 1986, penonton Arie Hanggara sekitar 382.708 orang.

Di makam Arie Hanggara terlihat tulisan: maafkan mama, maafkan papa. Konon, sang ayah kandung dan ibu tiri yang meminta tulisan tersebut. Kata maaf yang terlambat. Makam di TPU Jeruk Purut itu jadi saksi pilu kekerasan terhadap anak.

Kurang lebih 30an tahun lalu, Jakarta, bahkan Indonesia, dihebohkan dengan kasus kekerasan terhadap anak. Media-media besar menurunkan laporan berseri berhari-hari, mengikuti dari proses pemeriksaan kepolisian hingga pengadilan. Majalah Tempo bahkan, menurunkan laporan khusus untuk membahas masalah ini. Kasus kekerasan terhadap anak pada masa tersebut bukan hal baru, tapi kasus Arie Hanggara mencuat karena mengusik hati manusia: kok tega “membunuh” anak?
Arie Hanggara berumur tujuh tahun saat meninggal pada tanggal 8 November 1984. Hasil otopsi menunjukkan memar di sekujur tubuh termasuk bagian kepala dan bekas ikatan di pergelangan tangan dan kaki. Sebelum meninggal, Arie ditampar berkali-kali oleh ayahnya, kepala dibenturkan ke dinding, dipukul dengan gagang sapu, disuruh berdiri jongkok ratusan kali, dan dikurung satu malam di kamar mandi.

Tetangga mengaku pada malam itu, dan juga hari-hari sebelumnya, mendengar hardikan keras “HADAP TEMBOK!” Tapi mereka hanya diam, tak bertindak, tak menolong.
Subuh dini hari, Arie Hanggara ditemukan terkulai, tak sadarkan diri. Nyawanya tak tertolong.
Sang ayah mengatakan, kekerasan bagian dari pendisiplinan. Si ibu, menyebut tekanan ekonomi membuat ia sering lepas kontrol. Tetangga berdalih, mereka diam karena segan campur urusan rumah tangga orang lain.

Semua punya alasan. Maafkan Mama, Maafkan Papa, Maafkan Tetangga. Sayang, kata maaf yang terlambat itu, tak bisa menyelamatkan nyawa Arie.
Lihat Film

Youtube Film Arie Hanggara:
https://youtu.be/CZV9bv7R1o8

cuplikan Film Arie Hanggara
https://youtu.be/xR8diYik8f4

sumber: m.liputan6.com
dan berbagai sumber

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
WhatsApp vs Telegram
0 0
Read Time:8 Minute, 2 Second

Whatsapp adalah aplikasi chatting yang saat ini paling banyak digunakan. Kemudahan dalam penggunaan dan aplikasi yang dianggap ringan menjadikan Whatsapp lebih disukai oleh banyak orang.

Namun beberapa tahun terakhir ini semenjak Telegram dirilis, para pengguna Whatsapp diam – diam mulai melirik aplikasi chatting asal Rusia ini.

Bagaimana tidak, aplikasi Telegram tak hanya sekedar aplikasi chatting biasa. Telegram menyuguhkan berbagai macam fitur keren dan canggih yang tentu lebih mempermudah penggunanya untuk melakukan interaksi antar satu dengan lainnya.

Mari simak sederet perbedaan antara dua aplikasi chatting yang keren ini, Whatsapp VS Telegram dengan ulasan lengkap dari berbagai sisi berikut ini.

Kelebihan dan kekurangan whatsapp dibandingkan telegram

a. Dilihat dari jumlah pengguna

Berbicara mengenai pengguna, memang perbedaan jumlah pengguna antara Whatsapp dan Telegram cukup jauh.

Pengguna Whatsapp telah mencapai 1.8 miliar pada tahun 2018. Sementara itu, pesaing baru Whatsapp, yaitu Telegram yang baru dirilis pada tahun 2013 ini telah mampu menggaet pengguna hingga mencapai lebih dari 200 juta pada tahun 2018.

Jika dilihat dari perbandingan tersebut, tentu Whatsapp lah pemenangnya. Lanjut kita bahas dari sisi fitur.

b. Dilihat dari fitur

Whatsapp dan Telegram adalah dua aplikasi chatting yang memiliki keunggulan yang tidak bisa disamakan. Kedua aplikasi tersebut memiliki perbedaan yang cukup banyak bila dibandingan dari sisi fitur yang dimiliki keduanya.

Meskipun sama – sama aplikasi untuk berkirim pesan dan mengirim file, namun perbedaan fitur – fitur tambahan lainnya yang menjadikan kedua aplikasi ini memiliki keunikan yang mampu menarik masing – masing penggunanya. Lalu apa perbedaan fitur diantara keduanya? Mari simak perbedaannya dibawah ini.

Kelebihan whatsapp

  • Status and Stories

Whatsapp mampu menarik perhatian pengguna dengan adanya fitur status dan stories yang dibuat layaknya aplikasi Snapchat. Dengan fitur tersebut, kamu dapat membagikan teks, foto, video, dan GIF ke Whatsapp stories kamu. Cara membuat stories di Whatsapp pun dapat dengan mudah dilakukan.

Layaknya seperti Snapchat, unggahan kamu akan otomatis menghilang setelah 24jam. Selain mengunggah status, kamu juga bisa melihat status yang diunggah orang lain yang ada dalam daftar kontak Whatsapp milikmu.

  • Group Video Calling

Fitur grup video call ini adalah fitur yang tergolong baru karena baru dirilis pada bulan Mei 2018 yang lalu. Para pengguna Whatsapp dapat melakukan grup video call dengan maksimal hanya empat orang saja.

Dengan adanya fitur ini, tentu kamu akan dapat dengan mudah untuk terhubung dengan teman – teman atau rekan bisnismu.

  • Format Text Chatting

Hadirnya fitur formatting teks ini menjadikan pesan mu tidak monoton. Pasalnya, fitur ini dapat membuat tulisanmu menjadi tebal (Bold)miring (Italic), dan efek teks dicoret (Strikethrough).

Untuk menggunakan fitur ini pun tidak sulit. Kamu hanya perlu menambahkan karakter tertentu dibagian awal dan akhir kata.

Kelebihan telegram

selain itu saya juga lebih suka telegram karena tidak mengabiskan space memory di HP, karena semua gambar, video yang dikirim ke telegram bisa di lihat dan di play tanpa harus di download terlebih dahulu

gap.web.id
  • Secret Chat

Secret chat atau pesan rahasia adalah fitur yang memungkinkan kamu untuk mengirm pesan dengan cara rahasia. Pesan rahasia yang kamu kirimkan menggunakan keamanan end-to-end encryption yang akan memastikan bahwa pesan yang kamu kirimkan hanya dapat dibaca oleh penerima yang kamu tuju saja.

Dalam fitur secret chat juga terdapat fitur yang bernama self-destruct atau menghancurkan diri, yang memungkinkan untuk menghancurkan pesan secara otomatis setelah penerima membuka atau membaca pesan yang kamu kirimkan dalam waktu tertentu sesuai dengan pengaturan yang sebelumnya kamu terapkan.

Pesan tersebut akan rusak dengan sendirinya baik dari sisi penerima ataupun pengirimnya. Dengan begitu, tidak ada jejak pesan apapun yang dapat terlihat antara si pengirim dan penerima.

  • Edit Message

Kamu salah satu orang yang sering mengirim pesan dengan tulisan yang salah? Jika ya, di Telegram kamu tidak perlu menghapus pesan dan mengetikkannya lagi.

Kamu cukup menggunakan fitur edit pesan yang dapat memudahkan kamu untuk mengedit pesan yang sudah terkirim maksimal dua hari. Jadi, jika kamu ingin mengedit pesan yang sudah terkirm selama belum lebih dari 2 hari, kamu bisa melakukannya.

Cara mengedit pesannya pun caranya sangat mudah. Kamu hanya tinggal klik tahan kolom pesan yang ingin kamu ubah, dan pilih “edit”, maka kamu sudah bisa mengeditnya.

  • Send Large File

Kamu ingin mengirim file besar yang lebih dari 1 GB? Telegram bisa melakukannya. Telegram mampu mengirim file dengan ukuran sampai 1.5 GB. Jika kamu ingin mengirimkan file bertipe foto, video, maupun file yang berformat Doc, PDF, PPT, XLS, ZIP ataupun file lainnya, kamu hanya perlu mengirimkannya via Telegram.

Jika dibandingkan dengan Whatsapp, tentu jauh berbeda. Whatsapp hanya mampu mengirimkan file dengan ukuran hanya sampai 16 MB saja. Jadi jika kamu ingin mengirimkan file besar seperti video yang biasanya berukuran ratusan MB, tentu tidak akan bisa jika kamu mengirimkannya via Whatsapp.

  • Lock your chat and hide last seen

Telegram memiliki fitur yang dapat mengunci chattingan didalam aplikasinya. Kamu bisa mengaktifkan fitur tersebut dengan mudah. Lain halnya Whatsapp. Whatsapp belum memiliki fitur yang serupa dengan Telegram.

Bahkan pihak Whatsapp melalui halaman FAQ menyatakan bahwa Whatsapp saat ini belum memiliki sistem proteksi password. Selain itu, mereka menyarankan pengguna untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mengamankan chattingan Whatsapp milikmu.

Lalu yang selanjutnya adalah fitur hide last seen. Kedua aplikasi, baik Whatsapp maupun Telegram sama – sama memiliki fitur ini.

Perbedaannya; Jika kamu mengaktifkan fitur “Hide Last Seen” di Telegram, kamu bisa mengatur secara manual. Untuk siapa status terakhir dilihat milikmu dan siapa yang tidak boleh melihatnya. Semua bisa kamu atur dengan mudah di pengaturan.

Sedangkan bila kamu mengaktifkan fitur “Hide Last Seen” di Whatsapp, kamu hanya bisa mengaktifkannya saja tanpa bisa mengatur secara manual siapa yang boleh dan tidak boleh melihat status “terakhir dilihat” milikmu.

  • Super groups and channels

Kamu ingin membuat grup dengan anggota ribuan? Kamu tidak perlu memikirkanmya. Telegram mampu melakukannya. Telegram mampu menampung 30.000 anggota dalam satu grup.

Jika kamu ingin menggunakan Whatsapp untuk berkomunikasi dalam grup, kamu hanya dapat berkomunikasi dengan 256 orang saja dalam satu grup.

Jika kamu ingin bergabung dengan orang – orang yang memiliki hobi yang sama atau kepentingan yang sama denganmu, di Telegram dapat mengumpulkan mereka dan kamu dalam satu tempat yang dinamakan “Channel”.

Kamu bisa mencari channel apapun didalam kotak pencarian di Telegram dan temukan channel favorit mu lalu bergabung untuk mendapatkan pengetahuan baru.

Kamu tidak akan dapat menemukan “Channel” di Whatsapp. Inilah kelebihan Telegram yang dapat mempertemukan kamu dengan orang – orang diluar sana, bahkan hingga ratusan ribu orang yang memiliki hobi dan kepentingan yang sama.

  • Create and download theme

Kamu bisa saja mengubah tema chat kamu di Whatsapp, tapi tidak untuk mengubah keseluruhan tampilan Whatsapp kamu. Kamu hanya bisa mengubah tema keseluruhan Whatsapp kamu melalui aplikasi pihak ketiga yang harus kamu instal terlebih dahulu.

Selain itu, kamu tidak bisa membuat sendiri tema untuk Whatsapp kamu. Namun di Telegram, kamu bahkan bisa membuat sendiri tema dengan warna pilihanmu.

Selain itu, kamu juga bisa mendownload tema menarik lainnya dengan hanya mengikuti channel Telegram tertentu yang selalu update untuk membagikan berbagai tema gratis dan menarik untuk tampilan keseluruhan Telegram milikmu.

  • Telegram bots

Pernah mendengar bot atau robot pada website atau aplikasi tertentu? Telegram memiliki fitur bot yang dapat digunakan untuk kebutuhan otomatisasi segala kegiatan milikmu di Telegram. Kamu bisa menggunakan bot yang sudah ada maupun membuat sendiri bot jika kamu memiliki kemampuan programming.

Ada banyak sekali bot di Telegram, dan bot – bot tersebut memiliki bermacam fungsi dan kegunaan. Sebegai contoh adalah bot resmi dari Telegram, yaitu BotFather atau disebut juga bot API yang diperkenalkan tahun 2015.

c. Dilihat dari sisi keamanan

Bila berbicara dari sisi keamanan, kedua aplikasi chatting ini memiliki sistem keamanan berupa enkripsi end-to-end. Perbedaan tersebut terletak pada bagaimana mengimplementasikan teknologi end-to-end tersebut pada masing-masing aplikasi.

Whatsapp mengimplementasikan layanan enkripsi baru akhir – akhir ini. Whatsapp menggunakan layanan enkripsi dari perusahaan Open Whisper System. Pada aplikasi Whatsapp, semua jalur komunikasi secara default akan terproteksi oleh enkripsi end-to-end ini.

Sedangkan pada Telegram, perusahaannya menggunakan teknologi enkripsi buatan sendiri yang bernama MTProto yang juga dibuat oleh salah satu pendiri Telegram, yaitu Nikolai Durov. Telegram mengklaim bahwa teknologi buatannya itu sangat aman. Bahkan pihak Telegram akan memberikan hadiah berupa uang bila ada seseorang yang mampu membobol teknologi mereka.

Berbeda dari Whatsapp yang semua jalur komunikasinya terenkripsi, di Telegram justru tidak semua jalur komunikasi terenkripsi. Di Telegram, kamu bisa mengatur sendiri setiap percakapan mana yang ingin kamu enkripsi melalui beberapa fitur di Telegram yang sudah dijelaskan diawal.

Lebih baik menggunakan Whatspp atau Telegram?

Whatsapp dan Telegram sama – sama aplikasi chatting yang simple dan mudah digunakan. Keduanya juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing.

Setelah aku menggunakan kedua aplikasi ini dan melihat sisi lebih dan kurangnya masing – masing aplikasi, aku prefer ke aplikasi Telegram. Mengapa?

Kalau aku ingin berkirim pesan penting dan perlu keamanan ketat, aku bisa menggunakan “Secret chat”. Jika aku ingin sekedar ngobrol biasa, tak perlu menggunakan fitur tersebut.

Aku juga bisa mengktifkan fitur self destruct jika pesan yang ku kirimkan sangat penting. Jadi jika penerima sudah membaca pesanku, maka otomatis akan terhapus langsung.

Atau jika aku mengetik pesan dengan kata – kata salah dan sudah terlanjur terkirm, aku bisa mengeditnya dengan mudah.

Fitur lain yang membuat aku lebih suka Telegram yaitu; adanya super grup dan channel. Aku bisa masuk kedalam grup tertentu meskipun jumlah anggotanya sudah mencapai ribuan. Aku juga bisa mencari pengetahuan dan berbagai info dari channel Telegram. Mulai dari channel lowongan kerja, channel tema telegram, channel tentang dunia IT, dunia musik, atau apapun itu.

Selanjutnya, aku juga bisa mendownload tema untuk Telegram tanpa harus menginstal aplikasi pihak ketiga. Aku hanya perlu mencari channel yang selalu update ratusan tema telegram yang unik dan menarik. Tinggal aku download dan pasang.

Satu lagi yang membuat aku lebih suka Telegram. Aku bisa mengirim berbagai file besar. File musik? Film kesukaan? Atau dokumen berukuran besar bisa aku kirim atau aku terima dengan mudahnya.

sumber

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Cara Mengatasi WhatsApp Dihack
0 0
Read Time:45 Second

Bila anda ingin memastikan bagaimana cara untuk terhindar dari tangan-tangan usil yang ingin mengetahui privasi anda di apps WhatsApp tanpa izin dari anda, berikut tata caranya:

Buka menu settings yang berada di pojok kanan atas. Setelah itu buka WhatsApp Web. Disana terlihat, apakah ponsel terhubung dengan perangkat lain atau tidak.

Jika sebelumnya tidak pernah terhubung di perangkat lain, silahkan pilih “Log out from all computers”. Secara otomatis akun WhatsApp sudah keluar dari perangkat lain yang mencurigakan.

Selain itu, untuk menangkal hal seperti ini, pengguna bisa mengaktifkan fitur dua langkah verifikasi atau two-step verification.

Jika fitur ini diaktifkan, WhatsApp akan meminta kode verifikasi jika login dari perangkat lain. Bagaimana cara mengaktifkan dua langkah verifikasi di WhatsApp? Buka menu settings, kemudian pilih Account.

Setelah itu pilih Two-step verification, kemudian pilih enable. Silahkan masukan nomor PIN yang dipilih untuk digunakan jika ingin login diperangkat lain.

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
SQL Server Integration Services
0 0
Read Time:4 Minute, 43 Second

SQL Server Integration Services adalah komponen perangkat lunak basis data Microsoft SQL Server yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai tugas migrasi data. SSIS adalah platform untuk integrasi data dan aplikasi alur kerja

Peran SSIS Layanan

Layanan SSIS adalah layanan Windows yang memantau Paket SSIS yang berjalan. Layanan SSIS juga mengelola penyimpanan Paket SSIS.

Layanan SSIS memperluas fungsionalitas manajemen di SQL Server Management Studio. Jika Anda adalah anggota grup administrator, Anda dapat melakukan tugas-tugas berikut di SQL Server Management Studio:

  • Impor Paket SSIS.
  • Ekspor Paket SSIS.
  • Jalankan Paket SSIS.
  • Paket SSIS berhenti.
  • Lihat semua Paket SSIS yang sedang berjalan.
  • Hentikan semua Paket SSIS yang sedang berjalan.

Apabila Anda bukan anggota grup administrator, Anda dapat melihat dan berhenti hanya Paket SSIS yang Anda jalankan.

Jika Anda hanya ingin desain dan menjalankan Paket SSIS, Anda tidak harus memulai layanan SSIS. Ketika Layanan SSIS berhenti, Anda dapat menjalankan Paket SSIS menggunakan utilitas berikut ini:

  • SQL Server Wisaya Impor dan ekspor
  • Perancang SSIS
  • Paket menjalankan utilitas (DTExecUI.exe)
  • Utilitas wantian perintah DTExec.exe

Jika Anda ingin daftar dan memantau Paket SSIS di SQL Server Management Studio, Anda harus memulai layanan SSIS. Layanan SSIS menyediakan kemampuan manajemen berikut ini di SQL Server Management Studio:

  • Mengambil Paket SSIS dari jauh penyimpanan atau penyimpanan lokal. Kemudian, Layanan SSIS lokal dapat menjalankan Paket SSIS tanpa menggunakan pekerjaan agen Server SQL.
  • Berhenti Paket SSIS yang berjalan secara lokal atau jauh tanpa menggunakan pekerjaan agen Server SQL.
  • Memantau Paket SSIS yang berjalan secara lokal atau jauh tanpa menggunakan pekerjaan agen Server SQL.
  • Impor dan ekspor Paket SSIS.

    Catatan Anda juga dapat menggunakan utilitas Dtutil.exe atau Wisaya penyebaran SSIS untuk menyimpan Paket SSIS di SQL Server atau sistem berkas.
  • Mengelola lokasi di mana Paket SSIS dapat disimpan.
  • Menyesuaikan folder dimana Paket SSIS dapat disimpan.
  • Berhenti Paket SSIS yang berjalan saat Layanan SSIS dihentikan.
  • Melihat peristiwa yang berkaitan dengan layanan SSIS di log peristiwa.

Clustering SSIS Layanan

Kami tidak menyarankan Anda gugusan SSIS layanan. Jika Layanan SSIS dan SQL Server diinstal di grup sumber daya yang berbeda, Layanan SSIS tidak dapat mendelegasikan kredensial. Oleh karena itu, Anda tidak dapat menggunakan SQL Server Management Studio dari komputer klien untuk mengelola paket yang disimpan di SQL Server. Selain itu, Anda hanya dapat menginstal satu contoh dari SSIS di komputer. Anda mungkin juga mengalami masalah lain saat Anda gugusan SSIS layanan.

Jika Anda harus gugusan Layanan SSIS, kunjungi situs Web Jaringan Pengembang Microsoft berikut untuk informasi lebih lanjut:http://msdn2.microsoft.com/en-us/library/ms345193.aspx

Informasi lebih lanjut tentang cluster

Di kluster, adaptor jaringan, CPU, memori, dan sistem operasi yang berlebihan. Namun, disk bersama tidak harus berlebihan. Anda dapat menerapkan solusi perangkat keras untuk membuat disk berlebihan. Misalnya, Anda dapat menggunakan RAID perangkat atau lingkungan sistem Area Network (SAN) untuk membuat cakram berlebihan.

Kluster yang kami sebutkan dalam artikel ini berada dalam satu lokasi. Untuk informasi selengkapnya tentang geografis tersebar cluster, klik nomor artikel berikut ini untuk melihat artikel di Pangkalan Pengetahuan Microsoft:

280743 Windows clustering dan geografis terpisah situs

Alternatif untuk cluster SSIS Layanan

Cluster agen Server SQL

Karena pekerjaan agen Server SQL dapat menjalankan utilitas DTExec.exe untuk menjalankan Paket SSIS, Anda dapat gugusan agen Server SQL untuk memastikan bahwa Paket SSIS Jalankan sesuai jadwal ketika terjadi kegagalan. Ketika Anda gugusan agen Server SQL, pekerjaan agen Server SQL tersedia di semua node. Oleh karena itu, pekerjaan agen Server SQL dapat mengalihkan antar node. Metadata pekerjaan agen Server SQL disimpan di dalam database MSDB. Anda dapat menyimpan Paket SSIS di pangkalan data MSDB atau disk berbagi.

Memperbarui berkas MsDtsSrvr.ini.xml di setiap node

Alih-alih clustering Layanan SSIS, Anda dapat memperbarui berkas MsDtsSrvr.ini.xml di setiap node sehingga berkas menyertakan informasi tentang satu atau beberapa contoh virtual SQL Server di kluster. Ketika Anda melakukan ini, Anda menyimpan Paket SSIS dalam database MSDB di SQL Server. Kemudian, Anda dapat mengelola Paket SSIS dari semua node di kluster.

Catatan Berkas MsDtsSrvr.ini.xml terletak di folder berikut ini: %ProgramFiles%\Microsoft SQL Server\90\DTS\Binn

Berikut ini adalah contoh berkas MsDtsSrvr.ini.xml yang menyertakan informasi tentang dua unsur virtual SQL Server di kluster. Dua unsur virtual SQL Server adalah akun yang dinamai.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><DtsServiceConfiguration xmlns:xsd="http://www.w3.org/2001/XMLSchema" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance">
  <StopExecutingPackagesOnShutdown>true</StopExecutingPackagesOnShutdown>
  <TopLevelFolders>
    <Folder xsi:type="SqlServerFolder">
      <Name>MSDB</Name>
      <ServerName>ServerA\SQL_Instance1</ServerName>
</Folder>
    <Folder xsi:type="SqlServerFolder">
      <Name>MSDB</Name>
      <ServerName> ServerB\SQL_Instance2</ServerName>
</Folder>
    <Folder xsi:type="FileSystemFolder">
      <Name>File System</Name>
      <StorePath>..\Packages</StorePath>
    </Folder>
  </TopLevelFolders>  
</DtsServiceConfiguration>

Jika Anda tidak memulai layanan SSIS, agen Server SQL masih dapat mengeksekusi rencana pemeliharaan.

Dalam versi rilis SQL Server 2005 Integration Services, Anda harus menginstal Layanan SSIS jika Anda ingin menjalankan Wisaya rencana pemeliharaan. Masalah ini diatasi di SQL Server 2005 Paket Layanan 1 (SP1).
Untuk informasi selengkapnya tentang masalah ini, klik nomor artikel berikut ini untuk melihat artikel di Pangkalan Pengetahuan Microsoft:

909036 pesan galat ketika Anda membuat rencana pemeliharaan yang baru di SQL Server 2005: “Membuat rencana pemeliharaan gagal”

Anda dapat menggunakan salah satu opsi berikut ketersediaan tinggi terhadap pangkalan data pengguna, tetapi tidak untuk sistem database seperti MSDB:

  • Replikasi
  • Pengiriman log
  • Pencerminan Pangkalan Data

Oleh karena itu, kami tidak mendukung menggunakan opsi ini untuk mendapatkan ketersediaan tinggi untuk Paket SSIS yang tersimpan dalam MSDB database. Alih-alih clustering Layanan SSIS, Anda dapat gugusan layanan SQL Server atau layanan agen Server SQL untuk mendapatkan ketersediaan tinggi untuk Paket SSIS.

TUTORIAL SQL Server Integration Services

sumber

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Bug WhatsApp memungkinkan peretas mencuri file dan pesan menggunakan GIF
0 0
Read Time:1 Minute, 13 Second

Anda sebaiknya memperbarui WhatsApp sekarang. Seorang peneliti telah menemukan kerentanan parah di messenger berorientasi privasi milik Facebook yang memungkinkan penyerang untuk mendapatkan akses ke file dan pesan Anda ⁠— dengan menggunakan GIF berbahaya.

Bahayanya berasal dari bug bebas-ganda di WhatsApp, menurut seorang peneliti dengan nama panggilan Awakened. Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan istilah ini, kerentanan bebas-ganda mengacu pada anomali korupsi memori yang dapat menyebabkan crash suatu aplikasi, atau lebih parah ⁠— buka vektor eksploit yang dapat diserang oleh penyerang untuk mendapatkan akses ke perangkat Anda. Yang diperlukan untuk melakukan serangan adalah membuat GIF berbahaya, dan menunggu pengguna membuka galeri di WhatsApp.

Dalam penulisan teknis di GitHub, peneliti menjelaskan kelemahan yang ada dalam implementasi tampilan Galeri WhatsApp, yang digunakan untuk menghasilkan pratinjau untuk gambar, video, dan GIF.

Eksploitasi tampaknya mempengaruhi terutama perangkat Android. “Eksploitasi bekerja dengan baik untuk Android 8.1 dan 9.0, tetapi tidak bekerja untuk Android 8.0 dan di bawahnya,” tulis Awakened. “Di versi Android yang lebih lama, double-free masih bisa dipicu. Namun, aplikasi hanya crash sebelum mencapai titik bahwa kita bisa mengendalikan register PC. “

Peneliti telah memberi tahu Facebook tentang kekurangan ini, dan sejak itu Facebook telah memperbaiki masalah ini. Untuk melindungi diri dari eksploitasi, Anda harus mengunduh versi aplikasi terbaru.

“Facebook mengakui dan menambalnya secara resmi di WhatsApp versi 2.19.244. Pengguna WhatsApp, silakan lakukan pembaruan ke versi WhatsApp terbaru (2.19.244 atau lebih tinggi) untuk menghilangkan bug ini, “desak peneliti dalam posting blog-nya.

About Post Author

Wong Ndeso

Travel, Ride, Ngoprek apa aja yang bisa di oprek
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %