Syair untuk Seorang Petani, Karya: Taufiq Ismail

Syair untuk Seorang Petani dari Waimital, Pulau Seram, yang pada Hari Ini Pulang ke Almamaternya (1)Dia mahasiswa tingkat terakhir ketika di tahun 1964 pergi ke pulau Seram untuk tugas membina masyarakat tani di sana. Dia menghilang 15 tahun lamanya. Orangtuanya di Langsa memintanya pulang. IPB memanggilnya untuk merampungkan studinya, tapi semuasia-sia. (2)Dia di Waimital jadi

Sajak Pertemuan Mahasiswa

matahari terbit pagi inimencium bau kencing orok di kaki langitmelihat kali coklat menjalar ke lautandan mendengar dengung di dalam hutanlalu kini ia dua penggalah tingginyadan ia menjadi saksi kita berkumpul disinimemeriksa keadaan kita bertanya :kenapa maksud baik tidak selalu bergunakenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlagaorang berkata : kami ada maksud baikdan kita bertanya