Jum. Okt 18th, 2019

Noted n Learn

Berbagi Ilmu yang bermanfaat

Fakta Gerhana Bulan Juli 2019

3 min read

Jakarta – Setelah awal bulan yang lalu Bumi disambangi gerhana matahari total, kini fenomena alam menarik lainnya akan terjadi, yakni gerhana bulan parsial, yang akan terjadi pada 17 Juli 2019. Bahkan gerhana bulan parsial ini bisa diamati langsung di Indonesia.

Gerhana bulan sendiri adalah fenomena yang terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Hal ini terjadi jika Bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama sehingga sinar matahari yang menuju bulan terhalang oleh Bumi.

Namun, saat gerhana bulan parsial atau sebagian, Bumi tidak sepenuhnya menghalangi sinar matahari yang menuju bulan. Jadi masih ada sedikit sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.

Berikut ini lima fakta menarik tentang gerhana bulan parsial 17 Juli 2019 seperti dirangkum dari berbagai sumber.

1. Berdurasi 5 Jam 37,4 Menit

Berdasarkan keterangan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan parsial kali ini akan berdurasi 5 jam 3,74 menit. Waktu terjadinya fase gerhana adalah sebagai berikut:

Gerhana mulai: 01.42 WIB
Gerhana sebagian mulai: 03.01 WIB
Puncak gerhana: 04.30 WIB
Gerhana sebagian berakhir: 06.00 WIB
Gerhana berakhir: 07.19 WIB.

2. Bisa Diamati di Banyak Negara

Hampir seluruh bagian dunia dapat mengamati proses gerhana bulan ini, dari Australia, Asia, Afrika, Eropa, hingga Amerika Selatan. Tetapi pengamat di Samudra Pasifik, bagian utara Amerika, bagian timur Samudra Pasifik, dan sebagian kecil bagian timur Asia tidak dapat mengamati keseluruhan proses ini.

3. Akan Terulang 18 Tahun Mendatang

Gerhana bulan parsial yang terjadi pada 17 Juli 2019 ini merupakan anggota ke-21 dari 75 anggota pada seri Saros 139. Gerhana bulan selanjutnya yang berhubungan dengan gerhana bulan ini adalah gerhana bulan sebagian, yang akan terjadi pada 27 Juli 2037 atau dalam 18 tahun ke depan.

4. Dianjurkan Melaksanakan Salat Gerhana

Kementerian Agama (Kemenag) mengajak umat Islam turut melaksanakan ibadah salat Gerhana atau salat Khusuf. Sebelum melakukan salat Khusuf, ada baiknya membaca niat salat Khusuf berikut ini:

– Jika menjadi imam salat gerhana bulan:

Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini imaaman lillahi ta’aalaa

– Jika menjadi makmum salat gerhana bulan:

Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini ma’muuman lillahi ta’aalaa

– Jika melakukan salat gerhana bulan sendirian:

Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini lillahi ta’aalaa

5. Bisa Nonton Bareng Gerhana Bulan Parsial

Ingin menonton gerhana bulan parsial ramai-ramai? Jika sedang berada di Jakarta, kalian bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Pemprov DKI. Kalian bisa langsung menuju Plaza Teater Jakarta, yang berada di Jalan Cikini Raya No. 73, Menteng, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini gratis dan terbuka untuk umum. Tapi jika cuaca buruk atau hujan, kegiatan ini bisa dibatalkan. Acara ini dimulai pada pukul 21.00 WIB untuk mengamati Jupiter dan Saturnus serta berakhir pada pukul 06.00 WIB keesokan harinya. 

sumber detik.com

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang

Bahasa »