Jum. Okt 18th, 2019

Noted n Learn

Berbagi Ilmu yang bermanfaat

Manfaat & Cara Mengolah Tapak Liman

5 min read

Tapak liman termasuk ke dalam tumbuhan liar yang banyak tumbuh di padang rumput. Masyarakat belum banyak membudidayakan tanaman ini sebagai tanaman obat. Padahal, manfaatnya luar bisa besar bagi kesehatan tubuh. Bagi kamu yang belum pernah melihat tapak liman, tumbuhan ini memiliki ciri-ciri:

  • Tinggi sekitar 20 – 80 cm
  • Memiliki batang yang kaku, bercabang, dan mempunyai alur
  • Daun tapak liman tunggal dengan bentuk bulat telur dan agak panjang
  • Daunnya sering berkumpul membentuk karangan di dekat pekarangan. 

Kandungan Tapak Liman

Tapak liman adalah tumbuhan yang kaya dengan senyawa aktif yang tersebar di seluruh bagian daun, bunga, dan akar tapak liman. Kandungan tersebut antara lain:

  • Daun: banyak mengandung epifrielinol, flavonoid, sitqmasterol, lupeol, triacontan-l-ol, lupeol acetat, dotriacontan-l-ol, isodeozyelephantopin, dan deoxyelephantopin.
  • Bunga: banyak mengandung luteolin-7-glucoside
  • Akar: banyak mengandung epiprirlinol, stigmasterin, dan lupeol.

Jadi, bisa dikatakan bahwa seluruh bagian tapak liman dapat digunakan sebagai bahan obat. Hal ini sejalan dengan hasil-hasil penelitian yang pernah dilakukan terhadap tanaman ini.

Penelitian tentang Tapak Liman

Penelitian tentang tanaman tapak liman pernah dilakukan oleh Puspita, seorang mahasiswa UGM pada tahun 2004. Ia menemukan bahwa infusa daun tapak liman mempunyai efek diuretik yang diduga berasal dari kandungan flavonoid tapak liman. Efek diuretik ini ampuh menurunkan kadar asam urat karena ikut terekskresi selama pengeluaran urine.

Penelitian tentang tapak liman juga pernah dilakukan oleh Santi Purna Sari, dkk dari Departemen Farmasi, FMIPA Universitas Indonesia pada tahun 2008. Penelitian ini fokus pada bagian akar tapak liman. Mereka menemukan bahwa akar tapak liman berpotensi sebagai hepatoprotektor. Jika kamu belum tahu apa itu hepatoprotektor, ini adalah semacam senyawa obat yang dapat melindungi hati dari kerusakan akibat efek racun dan obat-obatan.

Manfaat Tapak Liman

Dengan banyaknya senyawa aktif bermanfaat yang terkadung dalam seluruh bagian tapak liman, sudah barang tentu tanaman ini bisa digunakan sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Apalagi, telah didukung pula oleh hasil penelitian sebagaimana yang telah kami paparkan di atas. Berikut ini adalah penjelasan manfaat dari tumbuhan tapak liman:

Salah satu herbal yg menggunakan tanaman Tapak Liman

1. Mencegah Tumor

Tapak liman memiliki manfaat sebagai antitumor. Kemampuan ini didapat dari bagian daun tapak liman yang mengandung deoxyelephantopin, sejenis enzim yang berkhasiat untuk mencegah terbentuknya tumor.

2. Mengobati Peradangan

Kemampuan tumbuhan tapak liman selanjutnya adalah memiliki efek anti peradangan (inflamasi). Peradangan yang kadang-kadang disebabkan oleh bakteri menimbulkan rasa nyeri yang sangat mengganggu jika tidak segera di atas. Kandungan deoxyelephantopin daun tapak liman dapat digunakan untuk mengatasi peradangan ini. 

3. Mengatasi Diare

Daun tapak liman juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi diare. Diare merupakan salah satu masalah pencernaan yang sangat berbahaya jika tidak segera di atasi. Bisa mengakibatkan kematian karena tubuh banyak kehilangan cairan. Oleh karena itu, jika diare menyerang gunakan daun tapak liman untuk mengobatinya.

4. Mengobati BAB berdarah

Pernahkah kamu buang air besar yang disertai dengan darah? Jika pernah, hal ini merupakan tanda bahwa dalam tubuh kita sedang ada masalah. Bisa saja ini adalah tanda dari munculnya penyakit serius dalam tubuh. Penyakit ini dapat di atas dengan daun tapak liman. 

5. Mengobati Anemia

Manfaat daun tapak liman selanjutnya adalah untuk mengatasi penyakit anemia atau penyakit kurang darah. Bagi kamu yang sering begadang, penyakit ini rawan mengintai kamu. Gejala yang muncul adalah tubuh lemas dan mudah lelah. Hal ini tentu saja sangat mengganggu aktivitas, olehnya itu atas secepatnya dengan daun tapak liman.

6. Mengobati Hepatitis

Daun tapak liman juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit hepatitis, yaitu penyakit peradangan yang menyerang organ hati. Penyakit ini sangat berbahaya karena akan menurunkan fungsi hati. Gunakan daun tapak liman untuk mengatasi penyakit ini.

7. Mengobati Demam

Manfaat daun tapak liman selanjutnya adalah untuk mengobati demam, yaitu suatu keadaan di mana suhu tubuh melebih normal atau di atas 37 derajat celsius. Demam sering disebabkan oleh peradangan atau penyakit tertentu. Daun tapak liman berkhasiat untuk mengatasi penyakit ini.

8. Menurunkan Kolesterol Jahat

Bagian daun tapak liman ternyata dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kolesterol jahat. Hal ini berdasarkan uji klinis yang pernah dilakukan oleh Fakultas Farmasi, Universitas Katolik Widman, Surabaya. Mereka menemukan bahwa ekstrak daun tapak liman dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

9. Mengobati Flu

Daun tapak liman juga ampuh digunakan untuk mengatasi flu yang sering disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan manusia. Flu yang ditunjukkan dengan gejala bersin terus menerus akan sangat mengganggu jika tidak segera di atasi. Oleh karena itu, gunakan daun tapak liman. 

10. Mengobati Amandel

Manfaat selanjutnya dari tanaman Tapak Liman adalah ampuh untuk mengobati amandel. Amandel merupakan penyakit radang tenggorakan yang disebabkan oleh infeksi Streptococcus pyogenes. Sifat anti bakteri dari daun Tapak Liman ampuh mengatasi penyakit ini.

Manfaat lain dari daun, bunga, dan akar Tapak Liman adalah:
11. Meningkatkan stamina pria
12. Membantu mendetok tubuh
13. Baik untuk ibu hamil
14. Membantu mengatsi penyakit beri-beri
15. Membantu meredakan perut kembung
16. Memberikan rasa lega pada tenggorokan
17. Mengatasi nyeri pada saat Haid
18. Meredakan penyakit batuk
19. Sebagai Obat cacar
20. Mengatasi keputihan
21. Membantu menjaga kesehatan janin
22. Mengatasi luka
23. Menjaga kesehatan kandung kemih
24. Menghancurkan batu ginjal
25. Menetralkan racun gigitan ular.

Cara Mengolah Tapak Liman

Seluruh bagian dari tanaman Tapak Liman dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan dalam bentuk segar maupun kering. Caranya cukup mudah dilakukan, yaitu dengan merebus tapak tilam, lalu minum airnya. Berikut ini contoh pengolahan Tapak liman untuk beberapa penyakit:

Hepatitis

Cuci bersih 150 gram akar tapak liman segar. Rebus akar dengan 3 gelas air sampai mendidih dan airnya tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring dan minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Minumlah rutin selama 4-5 hari.

Beri-beri

Ambil 50 gram tanaman tapak liman, lalu cuci bersih. Tambahkan 60-120 gram tahu dan air secukupnya. Tim kedua bahan tersebut, lalu makan selagi hangat.

Batuk

Dua puluh lima gram tanama tapak tilam kering dicuci bersih, lalu direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan airnya tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan. Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Influenza, demam, amandel, radang tenggorakan, dan radang mata

Cuci bersih 25 gram tanaman tapak liman kering, lalu rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan airnya tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan. Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Disentri, diare, dan gigitan ular

Cuci bersih 25 gram tapak liman kering, lalu rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan airnya tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring air rebusan. Minum ramuan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Perut kembung

Cuci bersih 60 gram tapak liman. Rebus bahan dengan 3 gelas air sampai mendidih dan airnya tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring dan minum air rebusan 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

sumber

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang

Bahasa »